play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
News

Terhindar dari Kecelakaan, Ini Tips Aman Perjalanan Umroh

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Baru-baru ini terjadi kecelakaan maut yang menewaskan 35 orang di Arab Saudi. Kecelakaan naas ini terjadi pada Rabu (16/10/2019) malam waktu setempat. Dilansir dari Kompas, kecelakaan ini terjadi antara bus sewaan dengan sebuah kendaraan berat di dekata Madinah. Selain 35 orang yang tewas, ada empat korban lainnya yang mengalami luka-luka. Diketahui, mereka yang tewas merupakan orang warga asing dari Arab dan Asia yang bertujuan untuk ziarah.

Laporan kantor berita setempat menyebutkan, empat korban yang terluka telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Hamna. Tak hanya itu, pihak kepolisian juga telah melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara. Bahkan telah beredar beberapa foto bus yang terbakar dengan keadaan jendela hancur.

Tak Ada Korban WNI dalam Kecelakaan Maut di Madinah

Menanggapi hal ini, perwakilan Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa sejauh ini masih belum ada laporan terkait WNI yang tewas dalam kecelakaan maut di Madinah. Dia juga menjelaskan telah berkoordinasi dengan tim perlindungan WNI dari KJRI Jeddah yang sudah berada di Madinah. Menurut laporan, mereka telah bertemu dengan pihak kepolisian setempat dan tidak ada warga WNI yang menjadi korban dalam kejadian ini.

Baca juga: Ini Perlengkapan Wanita, Laki-laki dan Anak saat Umroh!

Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi pada April tahun lalu. Sebanyak empat jamaah umroh tewas dan 12 lainnya terluka. Kecelakaan saat umroh ini terjadi ketika bus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk tangki saat perjalanan ke kota suci Mekkah. Selain itu, pada Januari 2017 silam juga terjadi kecelakaan terhadap jamaah umroh. Sebanyak enam warga Inggris tewas dalam sebuah kecelakaan minibus dalam perjalanannya menuju Madinah setelah melakukan ziarah.

Upaya Arab Saudi untuk Mengurangi Kecelakaan saat Musim Haji atau Umroh

Seperti yang diketahui, Arab Saudi selalu menjadi tujuan umat muslim untuk menjalankan ibadah umroh atau haji. Tentu saja, perjalanan ini melalui bukit-bukit ataupun lembah yang terdapat di sekitar Kota Mekkah.

Pihak Arab Saudi pun juga telah berusaha meningkatkan pelayanannya bagi jamaah umroh dan haji. Hal ini terbukti dengan ketersediaan transportasi dan infrastruktur yang cukup memadai. Tak heran jika musim haji tiba, perjalanan jamaah bisa melebihi ribuan bus yang terpakai untuk mengantarkan mereka ke tempat tujuan.

Tips Aman untuk Jamaah Umroh saat Perjalanan

1. Carilah Agen Travel yang Aman

Hal utama yang perlu diperhatikan adalah cari agen travel yang dipercaya. Anda bisa mencari informasi dari kerabat, saudara ataupun teman. Jangan sampai Anda tertipu dengan iming-iming harga yang murah atau membayar terlalu mahal namun akomodasi yang dinikmati tidak sesuai. Atau Anda juga bisa memilih paket murah terbaik di umroh.com. Karena travel-travel yang tercatat di umroh.com merupakan travel resmi dan terpercaya. Tak hanya itu fasilitas yang ditawarkan pun sesuai dan memuaskan.

Mau dapat tabungan umroh? Yuk download aplikasinya di sini dan dapatkan tabungan hingga jutaan rupiah!

2. Waktu Pelaksanaan Ibadah Umroh

Meskipun perjalanan umroh bisa dilakukan kapan saja, namun Anda juga perlu merencanakan dengan pemilihan waktu yang tepat. Karena hal ini menjadi penentu agar merasa nyaman dan ibadahnya lancar. Biasanya bulan Juni-Agustus adalah musim panas, temperatur di Mekkah bisa mencapai 450 Celcius. Untuk musim dingin, yaitu antara bulan November-Februari, temperatur saat malam hari bisa mencapai 80Celcius. Sedangkan untuk siang hari diantara 380 Celcius-420 Celcius.

3. Bawa Uang Secukupnya

Selain keadaan cuaca, soal biaya atau ongkos juga perlu dipikirkan secara matang. Karena jika Anda berangkat umroh pada musim liburan, menjelang musim haji atau Ramadan, ongkos atau biaya yang diperlukan akan lebih mahal dari biasanya. Atau Anda juga bisa memilih biaya perjalan umroh yang murah untuk mengurangi pengeluaran yang cukup tinggi.

kecelakaan umroh

4. Hal yang Wajib Dipersiapkan

Jangan lupa, Anda juga perlu mempersiapkan barang-barang yang perlu dibawa saat umroh. Misalnya saja pakaian ihram, kaos tangan, kerudung panjang, kaos kaki, sandal atau sepatu, body lotion, pakaian ganti secukupnya, pakaian untuk tidur, mukenah, sajadah, Al Quran, obat-obatan, kacamata hitam, topi, dan keperluan pribadi lainnya. Hal ini bertujuan agar ibadah umroh yang Anda lakukan nyaman dan berjalan lancar.

Harga pas di kantong, yuk pilih paket umroh Anda sekarang juga!

5. Berdoa

Sebagai umat muslim, tentu Anda tidak lupa untuk memanjatkan doa dan dzikir entah itu perjalanan dekat ataupun jatuh. Karena tidak ada yang tahu apa yang terjadi saat seseorang melakukan perjalanan nantinya. Apakah perjalanan tersebut diberi kelancaran atau tidak. Itu semua bergantung pada kehendak Allah SWT.

Tak hanya itu, manfaat berdoa dalam islam adalah menjadi senjata pelindung terbaik bagi umat muslim. Dengan berdoa, maka Anda telah meminta izin serta ridho kepada Allah SWT. Nah, umroh.com telah merangkum doa-doa yang perlu dipanjatkan agar terhindar dari kecelakaan saat umroh.

  • Doa sebelum pergi atau keluar rumah

بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

Artinya: Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja.

Punya rencana untuk berangkat umroh dalam waktu dekat? Yuk pilih paket umroh Anda di umroh.com sekarang juga!

Keutamaan membaca doa di atas adalah dijelaskan dalam hadis berikut ini:

مَنْ قَالَ – يَعْنِى إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ – بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ. يُقَالُ لَهُ كُفِيتَ وَوُقِيتَ. وَتَنَحَّى عَنْهُ الشَّيْطَانُ

Artinya: “Barang siapa yang ketika keluar dari rumahnya membaca doa “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa haula wa laa quwwata illaa billah” (Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan upaya kecuali dari Allah), maka dikatakan kepadanya: kamu telah tercukup dan terlindungi, dan syetan pun akan menjauh darinya.”(HR. Tirmidzi; hasan shahih. Hadits senada diriwayatkan juga oleh Abu Daud).

  • Doa berpergian jauh

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga”

  • Doa Ketika Melakukan Perjalanan Menggunakan Kendaraan

للَّهُ اَكْبَرُ اَللَّهُ اَكْبَرُ اَللَّهُ اَكْبَرُ سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Mahasuci Dzat yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami. Ya Allah… sesungguhnya kami memohon kepadaMu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah, mudahkanlah segala urusan dalam perjalanan kami ini, pendekkanlah jarak dari jauhnya bepergian dan pengganti bagi keluarga yang kami tinggalkan. Ya Allah Engkau adalah teman dalam perjalanan dan wakil dalam keluarga. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kesulitan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan jeleknya kembali baik bagi harta maupun keluarga kami.” (HR. Muslim).

  • Doa Ketika Memasuki Suatu Wilayah

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ وَرَبَّ الأَرَضِينِ السَّبْعِ وَمَا أَقْلَلْنَ وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضْلَلْنَ وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ فَإِنَّا نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Artinya: “Ya Allah Rabb pemilik tujuh lapis langit dan apa yang dinaunginya, Rabb tujuh lapis bumi dan apa yang dikandungnya, Rabb para syetan dan apa yang disesatkannya dan Rabb angin dan apa yang dihembuskannya, aku mohon kepadaMu kebaikan daerah ini, kebaikan penduduknya, serta kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan daerah ini, keburukan penduduknya serta keburukan yang ada di dalamnya.” (HR. Hakim, Ibnu Hikam dan Baihaqi; shahih).

  • Doa Ketika Singgah ke Suatu Tempat

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya” (HR. Muslim).

Demikianlah doa-doa yang wajib dipanjatkan saat akan melakukan perjalanan umroh agar aman dan terhindar dari kecelakaan. Tak hanya itu, Anda juga bisa membaca Al Quran saat di perjalanan dengan membuka aplikasi umroh.com. Cukup download aplikasinya di sini.

Facebook Comments