1
Sejarah Islam

Kisah Telaga Nabi yang Ada di Akhirat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Bagi seorang muslim tentunya harus menyakini keimanan pada hari akhir atau hari kemudian yang tentu semuanya itu mengimani segala peristiwa yang telah dituliskan di dalam ayat-ayat Al-Quran serta hadist-hadist yang shalih dari baginda Rasulullah SAW yang dilakukan ketika beliau hidup, dan bagi seorang muslim tentunya harus memiliki keimanan kepada Allah SWT dan kebeneran dalam agama-Nya yaitu Islam.

Umroh.com merangkum, kedudukan iman itu sendiri sangatlah tinggi terutama iman kepada hari akhir, Allah SWT telah banyak menuliskan ayat-ayatnya di dalam Al-Quran untuk dipelajari oleh umatnya, bahkan Allah SWT sering mengaitkan imannya kepada Allah SWT dan iman kepada hari akhir. Hal ini dikarenakan orang yang tidak beriman kepada Allah SWT tentunya tidak akan mengimani hari akhir yang telah dituliskan oleh ayat-ayat Al-Quran, sebab orang yang tidak beriman kepada hari akhir dia tidak akan pernah mengerjakan amal shalih dan tidak takut kepada hari akhir serta tidak akan mengerjakan hal-hal yang baik karena orang yang tidak percaya pada hari akhir tidak akan percaya bahwa kelak akan adanya hari balasan dari apa yang kita perbuat semasa hidupnya.

Baca juga: Kisah Rasulullah Mengelola Kekayaan Alam

Allah SWT menggambarkan sifat-sifat orang yang tidak memiliki iman atau tidak beriman kepada hari akhir dalam firman-Nya.

“Dan mereka berkata: “kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa (waktu)” (Al-Jaatsiyah : 24)

Wajib untuk mengimani kisah telaga nabi

Bagi seorang muslim mengimani suatu perkara wajib hukumnya, karena mengimani adalah suatu hal yang langsung berhubungan dengan iman seseorang terutama iman kepada hari akhir tentang keberadaan al-haudh (telaga) Rasulullah SAW sebagai bentuk dari kemuliaan yang telah Allah SWT berikan kepada beliau Rasulullah SAW yang nantinya ketika hari kiamat orang-orang yang beriman kepada Allah SWT serta mengikuti segala anjuran yang telah Rasulullah SAW ajarkan maka sewaktu di dunia akan mendatangi dan meminum air telaga yang penuh dengan kemuliaan tersebut, semoga Allah SWT selalu memudahkan kita sebagai umatnya agar bisa meraih kemuliaan tersebut aamiin.

Baca juga: Sudahkah Anda Sholat Hari Ini? Jika Belum, Yuk Cek Jadwal Sholat Lengkap di Sini

Bahkan ulama pun Ahmad bin Hambal berkata “termasuk landasan pokok islam adalah kewajiban” dan tentunya mengimani (keberadaan) telaga milik Rasulullah SAW pada hari kiamat, yang nantinya semua para umat islam akan mendatanginya untuk meminumnya sebagaimana yang telah disebutkan oleh banyak hadist yang shahih dari Rasulullah SAW dan Imam Abu Ja’far ath-Thahawi berkata “Al-Haudh (telaga) yang dengannya Allah SWT memuliakan Rasullullah SAW untuk dimimun olehnya (airnya) untuk diberikan kepada umat beliau (pada hari kiamat nanti) adalah suatu benar adanya.”

webinar umroh.com

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ketika beliau menjelaskan tentag perkara-perkara yang wajin diimani pada hari kiamat beliaupun berkata “pada hari kiamat (ada) telaga Rasulullah SAW yang akan didatangi oleh umat beliau dan barang siapa yang meminum air tersebut atau air dari telaga tersebut maka dia tidak akan pernah merasakan haus lagi selamanya.”

kisah telaga nabi
source: shutterstock

Untuk memperkuat adanya telaga Rasulullah SAW maka terdapat dalil-dalil yang menjelaskan keberadaan telaga tersebut. Imam Ibnu Katsir berkata “penjelasan tentang telaga Rasulullah SAW, semoga Allah SWT dapat memudahkan kita dengan meminum air dari telaga tersebut dihari kiamat.”

Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya setiap Nabi memiliki telaga (pada hari kiamat nanti) dan mereka saling membanggakan siapa diantara mereka yang paling banyak orang yang mendatangi telaganya (dari umatnya) dan sungguh aku berharap (kepada Allah SWT) bahwa akulah yang paling banyak didatangi (telagaku)”

Baca juga: Kisah Inspiratif Nabi Sulaiman dan Mukjizatnya

Gambaran tentang kisah telaga nabi

  1. Barang siapa yang berhasil meminum air telaga tersebut maka orang tersebut tidak akan pernah merasakan haus lagi selamanya.
  2. Sumber air telaga tersebut berasal dari sungai al-kautsar di surganya Allah SWT dan telah diperuntukan oleh Rasulullah SAW
  3. Air telaga tersebut digambarkan lebih putih dari susu dan baunya pun harum seperti misk (kesturi)
  4. Gayung atau timba untuk mengambil air dari telaga tersebut seperti sabda Rasulullah SAW sebutkan “Gayung-gayungnya adalah seperti bintang-bintang di langit” itu artiya bahwa gayung yang digunakan akan sangat banyak dan memiliki kilauan seperti bintang dilangit.
  5. Bentuk dari telaga tersebut adalah persegi empat sama sisi.

Orang-orang yang memiliki iman kepada Allah SWT dan kepada Rasulullah SAW serta mengikuti segala perintahnya, tentulah akan menikmati air dari telaga tersebut. Dan orang-orang yang tidak mengikuti segala perintah dari Allah SWT dan berpaling darinya tentu tidak akan pernah merasakan air dari telaga tersebut dan sewaktu-waktu mereka akan diusir dari telaga tersebut.

Semoga kita semua dapat selalu merasakan nikmat Allah SWT dan tidak penah menyinyiakan kenikmatan yang telah Allah berikan serta kita semua selalu dapat mengikuti perintah Allah SWT dan mengimani hari akhir dari kisah telaga nabi tersebut.