Sejarah Islam Travel

Napak Tilas Goa Ashabul Kahfi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Di Negara Yordania, terdapat sebuah situs bersejarah yaitu Gua Ashabul Kahfi, atau dalam Bahasa Inggrisnya dikenal dengan istilah Cave of the Seven Sleepers. Kota ini berada di Kota Abu Alanda, negeri Yordania. Goa ini merupakan goa tempat dimana 7 orang pemuda pernah tertidur selama sekitar 3 abad. Cerita ini juga tertulis di dalam kitab suci Alquran, tepatnya di dalam Surat Al-Kahfi.

Menurut informasi informasi dan refrensi dari beberapa sumber yang pernah ada, sejarah singkat gua ini berawal pada saat terdapat tujuh orang pemuda yang berhadapan dengan Raja Diqyanus atau lebih dikenal dengan Decius. Raja ini terkenal kejam dan juga seorang penyembah berhala.

Namun tujuh orang pemuda tersebut tak mau diajak menyembah berhala karena mereka semua hanya ingin beriman kepada Allah yang merupakan tuhan semesta alam. Sang raja mengetahuinya sehingga pada akhirnya tujug orang pemuda tersebut dipaksa untuk patuh kepada raja saja. Jika tetap tak mau taat pada raja, mereka akan dipaksa untuk murtad atau menerima hukuman mati.

Mengetahui hal tersebut, tujuh orang pemuda itu melarikan diri dari raja yang kejam itu. Mereka semua ditemani oleh seekor anjing dan pergi ke sebuah gua yang berlokasi di Al-Rajib (dalam Alquran disebut Al-Raqim), yang letaknya sekitar 10 km sebelah Timur Amman, ibu kota Yordania. Mereka semua bersembunyi di dalamnya.

Pada saat inilah kuasa Allah mulai terjadi kepada hamba-hamba-Nya. Allah menakdirkan mereka untuk tertidur dalam waktu yang sangat lama, sekitar 3 abad menurut tahun masehi atau 309 tahun menurut perhitungan hijriah.

Namun jika kita berbicara tentang lokasi dari goa ashabul kahfil sendiri, terdapat pula perdebatan dan kontroversi mengenai lokasi pasti dari goa tersebut. Beberapa sumber dan refrensi menyebutkan bahwa ada beberapa lokasi di dunia yang disinyalir merupakan lokasi sebenarnya dari gua Ashabul Kahfi.

Ada yang bilang bahwa lokasi sesungguhnya dari goa tersebut berada di wilayah Suriah, ada juga sumber lain yang mengatakan lokasinya berada di Efesus. Namun, menurut penuturan pendapat dan refrensi dari beberapa ahli, tempat yang paling tepat sesuai dengan yang tertulis di Alquran adalah goa yang terletak di Yordania.

Salah satu patokannya dapat terlihat dari detail kondisi fisik goa seperti yang dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang terdapat dalam surat Al Kahfi. Jika disesuaikan dengan ayat-ayat tersebut, terdapat kesesuaian dengan goa yang berada di Yordania yaitu kita masih bisa melihat reruntuhan seperti bekas tempat peribadatan, yang lokasinya berada tepat di atas gua. Tempat ibadat yang dimaksud adalah rumah ibadat pemeluk agama Nasrani. Pada saat zaman kerajaan Umaiyah, tempat peribadatan tersebut telah diubah menjadi sebuah masjid.

Namun terlepas dari itu semua, goa Ashabul Kahfi merupakan saksi sejarah yang menunjukkan betapa dahsyatnya kuasa Allah. Allah bisa saja membuat hal-hal yang sema sekali tidak pernah terpikir dan terbayangkan dalam nalar manusia sebelumnya. Dan itu juga menunjukkan cara Allah dalam menyelamatkan hamba-Nya yang beriman dan taat kepada perintah-Nya, serta mau meninggalkan sebuah kebatilan.