Haji Umroh & Haji

Niat Haji Untuk Anda yang Akan Beribadah Haji

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Dalam melaksanakan ibadah haji ternyata ada serangkaian tata cara yang harus dilakukan oleh para jamaah haji. Namun, sebelum berlanjut melewati tahap-tahap berhaji, ada satu tahap yang sangat wajib untuk dilakukan yaitu niat haji.

Karena sah atau tidaknya ibadah tergantung niatnya. Kalau niatnya tidak benar otomatis ibadah yang dikerjakan tidak sah dan harus diulang. Bagi Anda yang akan melaksanakan ibadah haji, namun belum tahu betul bagaimana tata cara niat berhaji.

Dalam berhaji, ihram merupakan rukun pertama yang harus ada dan wajib dijalani bagi para jamaah haji. Ihram ialah niat untuk melakukan ibadah haji. Dalam melaksanakan haji sebelum Anda berihram, Anda juga harus mengetahui terlebih dahulu bahwa terdapat tiga model pelaksanaan dalam ibadah haji.

Baca Juga: Tetang Paket Umroh dengan Harga Terbaik

Diantaranya ialah haji ifrad, yaitu mendahulukan pelaksanaan haji dari umroh. Menurut Imam al-Syafi’i, pelaksaan haji dengan model ini lebih utama dengan syarat umroh harus dilakukan pada bulan itu juga, setelah melaksanakan ibadah haji atau sebelum akhir Dzulhijah.

Kedua, haji tamattu, yaitu mendahulukan ibadah umrah dari haji. Bagi orang yang mengerjakan ibadah haji dengan model tamattu, maka dia diwajibkan membayar dam (denda). Dan yang terakhir ialah haji qiran, yaitu mengerjakan ibadah haji dan umrah sekaligus dalam waktu bersamaan. Tidak berbeda dengan pelaksanaan haji tamattu, pelaksanaan haji dengan model qiran juga diharuskan membayar dam (denda).

Setelah Anda mengetahui mengenai tiga pelaksanaan ibadah haji dalam Islam, barulah Anda bisa melakukan niat atau berihram di dalam pelaksanaan ibadah haji. Adapun niat yang harus Anda ucapkan tentunya tidaklah sama. Anda harus menyesuaikan dengan cara ibadah haji seperti apa yang akan Anda laksanaakan dengan penjelasan sebagai berikut.

Niat Haji Ifrad

Jika Anda melakukan ibadah haji dengan cara pertama, yaitu haji ifrad, berati yang harus dilakukan pertama kali adalah ibadah haji. Sebab itu,  pada saat mengerjakan haji, atau ihram haji, berniatlah dalam hati dan lafalkan:

نَوَيْتُ الحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى، لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِحَجَّةِ

Nawaitul Hajja wa Ahromtu bihi Lillahi Ta’ala, Labbaik Allahumma Bihajjati

“Aku niat haji dan berihram karena Allah Ta’ala, aku sambut panggilan-Mu ya Allah dengan berhaji”

Baca Juga: Tentang Macam-macam Haji

Haji Tamattu

Jika yang Anda lakukan adalah haji tamattu, yaitu mengerjakan umrah terlebih dahulu, maka niat yang dilafalkan adalah niat umrah, berikut lafalnya:

نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى، لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِعُمْرَةِ

Nawaitul Umrah wa Ahromtu bihi Lillahi Ta’ala, Labbaika Allahumma bi ‘Umrah

“Aku niat umrah dan berihram karena Allah SWT, aku sambut panggilan-Mu ya Allah dengan umrah”

Haji Qiran

Lalu sementara niat yang dilafalkan pada saat Anda memilih melaksanakan haji qiran ialah:

نَوَيْتُ  الحَجَّ وَالعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهِمَا لِلهِ تَعَالَى، لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِحَجَّةِ وعُمْرَةِ

Nawaitul Hajja  wal ‘Umrata wa Ahromtu bihima Lillahi Ta’ala, Labbaika

“Aku niat haji dan umrah dan aku berihram dengan keduanya karena Allah Ta’ala, aku sambut panggilan-Mu ya Allah dengan haji dan umrah.”

Baca Juga: Tentang Haji Mabrur

Tulis Komentar Anda
Download GRATIS Jadwal Sholat, Al Quran Digital & Voucher Umroh
Klik Disini