play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
Umroh Umroh & Haji

Pengertian Umroh, Hukum, Syarat, Rukun hingga Keutamaan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Umroh merupakan salah satu perjalanan yang paling dicita-citakan seluruh umat muslim di dunia. Saat itu pun umat muslim dapat beribadah dan bersujud dengan khusyuk di rumah Allah. Berikut secara lengkap pengertian, hukum, syarat, rukun, hingga keutaman umroh yang dirangkum umroh.com.

Pengertian Umroh

Umroh adalah ziarah ke Baitullah dengan thawaf (mengelilingi ka’bah 7 kali), sa’i (berlari-lari kecil) diantara dua bukit: Shafa dan Marwah, hingga diakhiri dengan mencukur gundul ataupun memendekkan rambut kepala.

Sebelum melaksanakan umroh, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh jamaah yang akan berangkat.

Baca Lagi: Berangkat Ibadah Umroh dengan Paket Umroh Terbaik

Hukum Umroh

Ulama berbeda pendapat tentang hukum umroh, yaitu:

1. Sunnah

Hukum Umroh adalah sunnah. Ulama yang berpendapat sunnah seperti Imam abu Hanifah, Imam Malik, riwayat dari Ibnu Mas’ud, dan pendapat yang dipilih Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

2. Wajib

Hukum umroh adalah wajib. Pendapat kedua dan dianggap paling kuat hukum ibadahnya ialah wajib, karena berdasarkan dalil-dalil dalam Al-Quran dan hadist.

Salah satu ayat yang menguatkan hukum umroh yang wajib ialah, pada surah Al-Baqoroh ayat 196

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umroh karena Allah” (Q.S. Al-Baqarah: 196).

Dalam ayat ini umroh disandingkan dengan ibadah haji, hal itu yang jadi rujukan sahabat Umar, Ibnu Abbas, Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhum, juga para imam seperti Imam Syafi’i, dan Imam Malik dalam menetapkan hukumnya.

Selain itu, diriwayatkan Rasulullah salallahu‘alayhi wa sallam melakukan umroh hingga empat kali semasa hidupnya.

Baca Lagi: Tata Cara Umroh dan Bacaannya

Mau dapat tabungan umroh secara cuma-cuma? Download aplikasinya di sini!

Syarat Umroh

Imam Ibnu Katsir menerangkan, “Diriwayatkan secara shahih bahwa Nabi melakukan umroh sebanyak empat kali, dan semuanya beliau kerjakan pada bulan Dzulqo’dah, yaitu Umroh Hudaibiyyah pada tahun ke 6 H, Umratul Qadha’ pada tahun ke 7 H, Umroh Ji’ranah pada tahun ke 8 H, dan umroh terakhir saat Haji Wada’ di tahun ke 10 H.”

Sebelum melakukan ibadahnya, baiknya kita melihat apakah sudah memenuhi syarat wajibnya. Sebaliknya, jika kita termasuk ke dalam semua syaratnya ini maka kita sudah bersyarat untuk menunaikannya.

1. Beragama Islam atau merupakan orang muslim.

Beragama Islam merupakan syaratnya sebagaimana ibadah lainnya. Bersyahadat dan memeluk Agama Islam merupakan tiket wajib untuk diterimanya amalan ibadah-ibadah.

2. Baligh dan berakal.

Kedua, balik dan berakal. Baligh merupakan batas manusia sudah masuk ke perhitungan amalan baik atau buruk. Semua yang dilakukan manusia yang baligh akan dicatat menjadi pahalanya atau dosanya.

Untuk batasan baligh terdapat tanda-tanda seperti mimpi basah, munculnya bulu kemaluan, haid untuk wanita, dan lainnya.

3. Merdeka dari perbudakan, atau bukan hamba sahaya.

Di zaman ini sudah sangat jarang yang masih menerapkan perbudakan semacam ini.

4. Memiliki kemampuan

Kemampuan dalam hal ini yang dimaksud adalah finansial, kesehatan, maupun ilmu pengetahuan.

Punya rencana umroh bersama keluarga? Ada cara termudah untuk wujudkannya di sini

5. Adanya mahrom bagi perempuan.

Ditemani mahram merupakan salah satu syarat perempuan boleh bepergian jauh di dalam Islam. Ibadah ini merupakan salah satu ibadah yang wajib bersafar, oleh karenanya perlu bersama mahrom. Ini menjadi syarat bagi perempuan.

Baca Juga: Kumpulan Doa-doa Umroh

umroh

Rukun Umroh

Dari serangkaian ibadahnya, Anda haru memperhatikan yang mana rukun umroh yang mana sunnah umroh. Karena tahapan rukun ini yang menentukan diterima atau tidaknya ibadah ini.

1. Berihram atau berniat untuk memulai umroh.

Ihram dilakukan di miqat, yaitu tempat khusus yang ditetapkan Rasulullah Salallahu’alayhi wa sallam untuk melafadzkan talbiah umroh. Adapun lafadz yang diucapkan ialah sebagai berikut:

“labbaik ‘umroh”

Artinya: aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umroh.

2. Thawaf yaitu mengelilingi Kabah sebanyak 7 putaran.

Thawaf dimulai dari Hajar Aswad, berakhir di Hajar Aswad pula.  Dalam prosesnya jamaah disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir.

3. Melakukan sa’i yang dimulai dari Bukit Shafa ke Bukit Marwa.

Sa’i dilakukan sebanyak 7 putaran, dari Shafa ke Marwa dihitung satu putaran, balik dari marwa ke shafa dihitung satu putaran.  Sehingga jika menempuh Shafa-Marwa kembali ke Shafa dihitung jadi 2 kali. Di Bukit Shafa, jamaah bisa menaiki bukit, lalu menghadap Kabah dan berzikir khusus yang telah ditetapkan Rasulullah.

4. Tahalul

Setelah sa’i, tata cara umroh selanjutnya ialah para jamaah diperintahkan bertahallul. Tahalul merupakan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul, dan yang mencukur gundul itulah yang lebih afdhal. Adapun bagi wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Tahalul menjadi ritual penutup ibadah umroh. Oleh karenanya, jamaah diperbolehkan kembali mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram.

5. Tertib

Tertib maksudnya semua rukun di atas harus dilakukan secara berurutan. Jika tidak ibadah umroh tidak sah

Baca Lagi: Rukun Umroh Selengkapnya…

Wajib Umroh

Berikut wajib umroh yang perlu Anda ketahui.

  1. Berihram di Miqat
  2. Tidak melanggar larangan sewaktu ihram
  3. Menjalankan rukun umroh

Keutamaan Umroh

1. Menghapuskan dosa

Keutamaan pertama disampaikan Rasulullah Salallahu’alayhi wa sallam dalam satu hadist, bahwa Allah akan mengampuni dosa hambanya dari umroh ke umroh.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

 “Antara umroh yang satu dan umroh lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Cukup dengan download aplikasi ini, Anda bisa dapatkan tabungan umroh lho! Mau? Yuk coba sekarang!

2. Menghilangkan kefakiran

Keutamaan kedua juga merupakan ibadah yang disebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghilangkan kefakiran dan menghapuskan dosa-dosa. Bahkan dilukiskan dalam salah satu hadsit sahih, peghapusan dosanya seperti pembakaran yang menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak.

Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umroh kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

3. Disetarakan dengan berjihad bagi wanita

Keutamaan yang ketiga ini khusus perempuan. Perjuangan jamaah perempuan saat umroh disetarakan oleh Rasulullah slallahu’alayhi wa sallam dengan berjihad. Hal ini diungkapkan olehnya kepada Aisyah.

Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.”

(HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini dishahihkan Syaikh Al Albani)

Baca Juga: Ini 8 Keistimewaan Umroh

Tanya Jawab Seputar Umroh

1. Apa Pengertian Umroh?
Umroh adalah ziarah ke Baitullah dengan thawaf (mengelilingi ka’bah 7 kali), sa’i (berlari-lari kecil) diantara dua bukit: Shafa dan Marwah, hingga diakhiri dengan mencukur gundul ataupun memendekkan rambut kepala.

2. Apa hukum umroh?
Dalam hukum umroh, para ulama memiliki dua pendapat berbeda. Ada yang berpendapat sunnah seperti Imam abu Hanifah, Imam Malik, riwayat dari Ibnu Mas’ud, dan pendapat yang dipilih Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Namun, yang paling kuat hukum ibadahnya ialah wajib, karena berdasarkan dalil-dalil dalam Al-Quran dan hadist.

3. Apa syarat umroh?

  • Beragama Islam
  • Baligh dan berakal
  • Merdeka dari perbudakan, atau bukan hamba sahaya
  • Memiliki kemampuan
  • Adanya mahrom bagi perempuan

4. Apa saja rukun umroh?

  • Berihram atau berniat untuk memulai umroh.
  • Thawaf yaitu mengelilingi Kabah sebanyak 7 putaran
  • Melakukan sa’i yang dimulai dari Bukit Shafa ke Bukit Marwa
  • Tahalul

5. Apa saja wajib umroh?

  • Berihram di Miqat
  • Tidak melanggar larangan sewaktu ihram
  • Menjalankan rukun umroh

6. Apa saja keutamaan umroh?

  • Menghapuskan dosa
  • Menghilangkan kefakiran
  • Disetarakan dengan berjihad bagi wanita

7. Berapa biaya untuk umroh?
Biaya umroh di umroh.com mulai dari 18 jutaan. Umroh murah bisa ditemukan di bulan low season.

8. Apa yang dimaksud dengan ihram?
Ihram adalah niat untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh sesuai yang dikehendaki.

9. Apakah Umroh bisa disebut haji?
Umroh sering disebut pula sebagai haji kecil. Tapi haji yang sebenarnya memiliki syarat tertentu seperti pelaksaannya harus di waktu tertentu.

10. Apa yang dimaksud dengan tahallul?
Tahallul secara bahasa artinya “dihalalkan”. Secara istilah, Tahallul dalam ritual ibadah haji dan umrah, berarti diperbolehkannya jamaah dari seluruh larangan selama ihram.

Facebook Comments

I'm the type of person who easy to adjust, cause like to engage in conversation and observe people's characters.