1
Muslim Lifestyle

Pahami! Ini Pengertian Husnudzon dan Macamnya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Sebagai umat muslim sudah seharusnya kita semua diwajibkan untuk selalu berpikir positif atau berprasangka yang baik-baik dalam kehidupan sehari-hari kita. ketika kita sedang terkena musibah dalam hidup, alangkah baiknya untuk kita tetap harus berpikir positif atau pengertian husnudzon selalu terhadap takdir Allah SWT dan tidak menyalahkan apa yang sudah terjadi.

Baca juga : Dalil Tentang Husnudzon dan juga Manfaatnya dalam Islam

Pengertian Husnudzon dalam Islam

Secara bahasa kata Husnudzon berasal dari bahasa Arab “husnu” yang berarti baik dan yang berarti memiliki arti prasangka. Dari kedua kata ini husnudzon dapat diartikan sebagai baik sangka atau berprasangka baik. Husnudzon itu sendiri secara istilah memiliki arti sikap mental dan cara pandang yang menyebabkan seseorang melihat sesuatu secara positif atau melihat dari sisi positif.

Kata husnudzon itu sendiri berlawanan dengan kata suudzon yang memiliki arti buruk sangka atau berprasangka buruk. Arti dari sikap suudzon itu sendiri pun berkebalikan dari sikap husnudzon. Suudzon adalah sebuah sikap mental atau cara pandang yang memandang segala sesuatunya dari sisi negatif, jelek dan dipandang tidak indah. Seseorang yang memiliki sifat suudzon maka hidupnya akan selalu dipenuhi dengan sikap was-was, penuh curiga dan tidak jarang memvonis orang lain dengan tidak baik.

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download sekarang juga!

Berbeda dengan sikap suudzon, maka sikap husnudzon itu adalah memandang sesuatu dengan pandangan positif, ramah, tidak menghakimi orang lain, dan selalu memberikan sambutan hangat. Sikap seperti inilah yang selalu diajarkan oleh ajaran islam. Setiap muslim dianjurkan untuk mengedepankan sikap husnudzon dalam menghadapi sesuatu. Dengan menerapkan sikap husnudzon maka setiap muslim akan selalu menampilkan wajah yang ramah terhadap sesuatu yang datang kepadanya.

Dalam islam sikap husnudzon itu terbagi menjadi tiga, yaitu husnudzon kepada Allah SWT, husnudzon kepada diri sendiri, dan husnudzon kepada orang lain. Husnudzon itu akan mengantarkan hidup kita menuju kehidupan yang lebih indah, dan bercahaya, serta selalu berpikir positif. Allah SWT berfirman :

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada sebagian kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat Lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat : 12)

Macam – macam Husnudzon

Berikut ini macam – macam husnudzon yang belum banyak orang, khususnya umat islam :

webinar umroh.com

1. Husnudzon kepada Allah SWT

Sikap husnudzon kepada Allah SWT, merupakan sikap husnudzon yang sangat penting dan tentunya harus tertanam di hati seorang muslim. Husnudzon kepada Allah SWT adalah berbaik sangka kepada Allah SWT, atas apapun yang telah kita hadapi dan kita alami di dalam kehidupan ini. Ketika Allah SWT menetapkan sesuatu untuk kita, memang adakalanya kita tidak merasa cocok dengan ketetapan Allah SWT dan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Meskipun demikian, kita harus tetap berprasangka baik kepada Allah SWT. Hal ini karena kita sering tidak mengetahui hikmah yang mengiringi suatu kejadian.

Adapun jenis husnudzon kepada Allah SWT dapat dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

  • Husnudzon dalam ketaatan kepada Allah SWT
  • Husnudzon terhadap nikmat Allah SWT
  • Husnudzon ketika menghadapi ujian dari Allah SWT
  • Husnudzon dalam melihat ciptaan Allah SWT
  • Husnudzon kepada diri sendiri

Menjalani ibadah umroh adalah impian orang – orang yang beriman. Dan Umroh.com Bisa mewujudkannya, kunjungi sekarang juga!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"]

Umroh.com merangkum, husnudzon terhadap diri sendiri memiliki arti berprasangka baik kepada diri sendiri dan dapat menerima apa adanya serta berbaik sangka kepada Allah SWT. Husnudzon kepada diri sendiri bisa dilakukan jika terjadinya berbagai cobaan seperti sakit, cacat atau sedang tidak punya harta. Tentunya kita harus tetap bersyukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan sebaik-baiknya makhluk.

2. Husnudzon terhadap ke sesama manusia

Husnudzon terhadap ke sesama manusia adalah selalu berpikir dan berprasangka baik kepada sesama manusia. Sikap ini ditunjukkan dengan rasa senang, berpikir positif dan sikap hormat kepada orang lain tanpa adanya rasa curiga. Berprasangka baik terhadap sesama manusia dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti :

  • Tidak iri hati terhadap nikmat Allah SWT yang diterima oleh orang lain
  • Tidak berprasangka buruk kepada orang lain
  • Bekerja sama dengan orang lain dalam hal kebaikan
  • Tidak memandang rendah orang lain
  • Tidak membicarakan keburukan orang lain dan tidak menjelek-jelekkannya

Husnudzon kepada sesama merupakan tindakan terpuji. Sikap seperti inilah yang akan membawa kita selalu berpikir positif kepada sesama manusia. Dengan adanya sikap husnudzon seperti inilah kita dapat memandang orang lain dengan ramah dan tidak perlu berpikir buruk. Sikap saling mencurigai akan hilang dengan sendirinya, jika kita memiliki sikap husnudzon.

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Pengertian Husnudzon

Meskipun demikian, sikap dari pengertian husnudzon juga tidak boleh menghilangkan sikap hati-hati terhadap sikap dan tindakan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Berhusnudzon kepada orang lain tidak berarti mengikuti apa pun keinginan dan kata-kata yang mereka sampaikan.