umroh.com

Pengertian Puasa Syawal dan Pahala yang Anda Dapatkan

Annisa Aprinia3 menit baca

Pengertian puasa syawal

Umroh.com – Puasa termasuk rukun Islam yang harus dilaksanakan. Puasa terbagi menjadi dua, ada puasa wajib dan sunnah. Puasa wajib dilaksanakan setahun sekali yaitu puasa Ramadhan. Sedangkan puasa sunnah dilaksanakan di hari atau bulan tertentu. Salah satu puasa sunnah yang sering dilakukan umat muslim ialah puasa Syawal. Pengertian puasa syawal yang dilaksanakan di bulan Syawal merupakan puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena berbagai keutamaannya.

Baca juga : Penting! Ini Keutamaan Sabar Dalam Islam

Apa Itu Puasa Syawal?

Setelah menjalankan puasa wajib selama 30 hari di bulan Ramadan umat Islam dapat melanjutkan dengan puasa Syawal. Puasa syawal adalah puasa yang dikerjakan sesudah Hari Raya Idhul Fitri sebanyak 6 hari. Puasa pada hari itu hukumnya sunat berdasarkan hadits Abu Ayyub Al- Anshari ra, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang masa.” (HR. Muslim)

Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan puasa. Rasulullah saw. bersabda:

“Maukah aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai, …” (HR. Tirmidzi)

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download sekarang juga!

Puasa dalam hadits ini merupakan perisai bagi seorang muslim baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai dari api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda dalam hadits Qudsi:

“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala, maka lakukanlah puasa sunnah setelah melakukan yang wajib. Di antara puasa sunnah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam anjurkan setelah melakukan puasa wajib (Puasa Ramadhan) adalah puasa enam hari di bulan Syawal.

Untuk memantapkan hati, ulama menganjurkan seseorang untuk melafalkan niatnya. Berikut ini lafal niat puasa Syawal.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Apalagi yang engkau cari jika hidup bukan untuk ridha Allah? Segera penuhi panggilan-nya bersama Umroh.com!

Adapun orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunah puasa Syawal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunah. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib. Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Ia juga dianjurkan untuk melafal-kan niat puasa Syawal di siang hari. Berikut ini lafalnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Pahala Puasa Syawal

Ketika kita mengikuti sunnah Rasul akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Artinya, selain mencintai Allah dan RasulNya kita juga melaksanakan kebaikan apa yang diperintahkan Allah SWT. Keterangan mengenai pahala puasa Syawal tertuang pada dalil shahih yang berbunyi:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Umroh.com merangkum, berdasarkan Syarah Nawaawi ‘ala Muslim juz 7 halaman 56 disebutkan, alasan menyamakan pahala enam hari Syawal dengan puasa setahun lamanya berdasarkan nilai pahala kebaikan yang diberikan dilipatkan hingga 10 kali ganjaran.

Perhitungannya adalah 1 bulan Ramadan, 30 hari x 10 = 300 hari. Adapun 6 hari di bulan Syawal menyamai dua bulan lainnya (6 x 10 = 60 hari atau 2 bulan). Jadi total 360 hari kita mendapatkan pahala puasa.

Jadi pahala puasa Syawal selama enam hari sama dengan berpuasa selama satu tahun penuh. Pahala puasa Syawal ini menjadi penyempurna puasa Ramadan. Pahala ini didapatkan bagi orang yang telah menyempurnakan puasa Ramadan sebulan penuh dan telah mengqadha puasa Ramadhan jika ada yang ditinggalkan.

pengertian puasa syawal

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Maka bagi yang mempunyai utang puasa Ramadan diharuskan membayar utang puasanya dahulu. Namun, siapa saja yang berpuasa Syawal sebelum membayar utang puasa Ramadannya, puasanya masih sah. Asalkan setelahnya tetap membayar utang tersebut.

Serba-serbi Ramadhan

10 Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Safar Oleh Umat Muslim

Umroh.com – Amalan di bulan Safar sudah sepatutnya kita lakukan untuk mendapatkan ridho Allah SWT. Sayangnya banyak yang menilai bahwa bulan Safar adalah bulan kesialan yang diyakini penuh bencana, musibah, kenahasan, dan sebagainya. Padahal, bulan Safar tetaplah seperti bulan-bulan lainnya…

Fajria Anindya Utami

Serba-serbi Ramadhan

Perayaan Festival Idul Fitri Di London yang Sangat Meriah

Umroh.com – Idul fitri merupakan momen yang dinantikan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Tak hanya sebagai penanda bulan Ramadhan telah usai, hari kemenangan ini juga lekat tradisi yang khas dari setiap penjuru dunia. Kalau di Indonesia tradisinya mudik ke kampung halaman, berbeda lainnya di…

Annisa Aprinia

Serba-serbi Ramadhan

Niat Sholat Jumat di Rumah, Bolehkah? Berikut Uraiannya!

Umroh.com – Hari Jumat adalah hari ke enam yang termasuk dalam waktu satu minggu. Hari Jumat menjadi hari yang khas bagi umat muslim, karena hari rayanya dalam satu minggu tersebut. Bagi laki-laki umat muslim pasti sudah mengetahui tentang sholat jumat. Namun, bagaimana jika niat sholat jumat di…

Annisa Nurlianita