1
Muslim Lifestyle

11 Perbuatan Riya yang Belum Banyak Orang Tahu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Riya merupakan penyakit hati yang tidak jelas mengenai keberadaannya. Karena kapanpun dan dimana pun seseorang hendak beramal sifat riya ini akan selalu muncul secara tiba-tiba. Perbuatan riya juga ada yang samar-samar ini juga berbahaya dan bisa menghabiskan segala amal ibadah kebaikan kita, seperti firman Allah SWT :

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia.” (QS. Al-Baqarah : 264)

Baca juga : Maamoul Cookies Timur Tengah yang Lezat

Pengertian Riya Menurut Bahasa

Riya berasal dari Bahasa Arab Riya’ yang berasal dari kata Ru’yah yang memiliki arti menampakkan. Riya adalah memperlihatkan suatu amal kebaikan kepada sesama manusia dengan bertujuan untuk mendapatkan pujian dari orang lain, seharusnya sebagai umat Islam kita tidak diperbolehkan untuk riya atau pamer karena hal tersebut akan membuat kita sia-sia dalam melakukan amal kebaikan dan bukannya pahala yang kita dapat melainkan dosa.

Pengertian Riya Nenurut Istilah

Pengertian riya menurut istilah yaitu : melakukan segala amal ibadah dengan niatan agar dipuji oleh manusia dan tidak berniat untuk beribadah kepada Allah SWT. Berikut merupakan istilah riya menurut pendapat para ahli :

Mau dapat Tabungan umroh hingga jutaan rupiah? Yuk download aplikasinya sekarang juga!

  • Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolani dalam kitabnya Fathul Baari berkata : “Riya adalah menampakkan ibadah dengan tujuan dilihat manusia, lalu mereka memuji pelaku amalan itu.”
  • Imam Al-Ghazali berkata “Riya adalah mencari kedudukan pada hati manusia dengan memperlihatkan kepada mereka hal-hal kebaikan.”
  • Imam Habib Abdullah Haddad juga berpendapat mengenai riya “Riya adalah menuntut kedudukan atau meminta dihormati daripada orang ramai dengan amalan yang ditunjukkan untuk akhirat.”

Umroh.com merangkum, riya adalah dimana seseorang melakukan amal kebaikan bukan karena di niatkan kepada Allah SWT, melainkan karena niat ibadahnya ingin dipandang oleh manusia dengan cara memperlihatkan amal kebaikannya kepada orang lain supaya seseorang tersebut mendapatkan pujian dan penghargaan, dengan harapan bahwa orang lain agar menghormatinya dan tidak meremehkannya.

11 Jenis Riya

Berikut ini adalah 11 jenis riya yang tanpa sadar sering kita lakukan :

manfaat puasa senin kamis
  • Seseorang yang riya tentunya melakukan ibadah dengan tujuan agar dipandang oleh orang lain dan mendapatkan pujian dari orang lain. Seseorang yang riya juga tidak menunjukkan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah dan ini termasuk jenis nifaq.
  • Seseorang hamba ketika melakukan ibadah dengan tujuan dan keinginannya ikhlas karena Allah, namun ketika orang lain melihat ibadahnya bagus dan memujinya, maka seseorang tersebut lebih giat dalam beribadah serta membaguskan ibadahnya, maka hal ini termasuk ke dalam perbuatan syirik tersembunyi.
  • Seseorang hamba melakukan ibadah pada awalnya ikhlas karena Allah SWT dan sampai selesai keadaannya pun masih ikhlas, namun pada akhirnya ada orang lain yang memujinya dan seseorang hamba tersebut merasa bangga dengan pujian orang lain tersebut maka itu merupakan perbuatan riya
  • Riya badaniyah adalah jenis perbuatan riya dengan menampakkan badan atau jasadnya kurus karena banyaknya ibadah kepada Allah SWT dengan menceritakan kepada orang lain maka perbuatan tersebut dikatakan riya
  • Riya dari sisi penampilan atau model. Seperti orang yang berpenampilan compang-camping agar ia dilihat seperti orang yang berlaku atau berbuat zuhud.

Langsung hubungi dan dapatkan paket – paket umroh dan haji dari Umroh.com!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"] 
  • Riya pada ucapan, misalnya seperti menyombombongkan benda yang dimilikinya.
  • Seseorang yang riya tentunya akan memamerkan amalannya kepada orang lain, seperti contoh seseorang tersebut beramal kepada fakir miskin lalu menceritakannya kepada orang lain.
  • Riya dengan teman-teman dan orang lain yang sedang mengunjunginya. Misalnya : teman-teman atau orang-orang yang mengujunginya dan berteman dengannya adalah para ustad atau ulama, maka seseorang tersebut menjadi bangga dan mengharapkan mendapat pujian dari orang lain, maka hal tersebut adalah riya
  • Riya dengan mencela dirinya di hadapan manusia, seperti : aku ini hanyalah manusia biasa yang penuh dengan dosa, lalu orang lain menjawab oh tidak kamu adalah manusia yang sempurna dibandingkan saya. Dan seseorang tersebut menjadi bangga, maka hal tersebut dikatakan riya.
  • Ketika seseorang melakukan amalan dengan ketaatan dan tidak menginginkan seorangpun tahu mengenai amalnya tersebut karena seseorang tersebut tidak ingin tenar. Akan tetapi jika seseorang tersebut dilihat oleh orang lain, seseorang tersebut menginginkan jabatan atau kehormatan yang diawali dengan pengucapan salam.
  • Menjadikan perbuatan ikhlasnya itu sebagai wasilah terhadap apa-apa yang di inginkan. Serta menjadikan perbuatan ikhlasnya sebagai jaminan bahwa Allah SWT kelak akan mengambulkan doa-doa yang di panjatkannya.

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga kita semua dapat terhindari dari perbuatan riya dari jenis manapun, dan yang perlu kita ketahui adalah ketika kita mengerjakan segala sesuatunya alangkah baiknya untuk menghindari dari perbuatan riya dan semata-mata mengerjakannya hanya untuk Allah SWT. 

webinar umroh.com