1
Sejarah Islam

Mengenal Pohon Sahabi, Saksi Hidup Nabi Muhammad

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Tak pernah bosan dan tak lekang oleh waktu. Itulah sekiranya kalimat yang bisa kita utarakan jika mengenang, membaca ataupun mendengar kisah Nabi Muhammad semasa hidupnya. Kisah perjalanan hidup beliau Mulai dari dalam masa kandungan sampai dengan wafat nya beliau memang sangat menarik dan penuh dengan tauladan. Inilah yang membuat seluruh umat islam terkagum – kagum akan sosok beliau. 

Cerita Masa Kecil Nabi Muhammad

Umroh.com merangkum, sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rasul, diceritakan ketika Muhammad kecil melakukan perjalanan ke Syam untuk mengikuti pamannya berdagang. Dalam perjalanan, mereka berhenti sebentar untuk beristirahat berteduh dibawah sebuah pohon. Tidak jauh dari tempat mereka beristirahat, ada sebuah kejadian unik yang menceritakan bahwa ada seorang pendeta bernama Buhaira memiliki rasa penasaran yang besar terhadap calon sosok Nabi terakhir yang katanya ada pada rombongan pedagang tersebut seperti ramalan dalam kitab seorang pendeta.

Buhaira memang sudah mendapat firasat kalau ia akan bertemu dengan sang nabi terakhir. Akhirnya sekelompok pedagang itu pun dipersilakan mampir ke rumahnya terkecuali Muhammad yang tidak ikut masuk ke dalam rumah Buhaira dan memilih untuk menjaga unta – unta diluar sambil berteduh di bawah pohon.

Baca juga: Inilah Kepeduliaan Rasulullah pada Kesehatan Rakyat

Asal-usul Pohon Sahabi

Pohon yang digunakan Nabi Muhammad itulah yang dinamakan pohon Sahabi, artinya pohon yang diberkati. Karena pohon tersebut adalah satu-satunya pohon yang mampu bertahan hidup di tengah ganasnya gurun Yordania selama lebih dari 1400 tahun yang lalu. Dalam radius ratusan kilometer, tak ada pohon lain yang hidup, kecuali pohon sahabi ini.

Buhaira memperhatikan satu persatu wajah yang sedang berada di rumah nya tersebut namun tak ia temukan tanda – tanda kenabian pada mereka. Sampai tak sengaja saat itu Buhaira menengok keluar memandang ke arah seorang anak yang memiliki ciri seperti tertulis dalam Alkitab. Alangkah takjubnya ia melihat dahan-dahan Pohon Sahabi tunduk melindungi Nabi Muhammad dari sengatan matahari. Tak hanya itu, Buhaira juga melihat ada segumpal awan yang selalu berada di atas Nabi Muhammad ke manapun dia berjalan, sehingga melindunginya dari sinar matahari.

Baca juga: Sudahkah Anda Sholat Hari Ini? Yuk Lihat Jadwal Selengkapnya di Sini

Setelah diteliti secara detail dan dibocorkan dengan berbagai tanda-tanda dalam kitabnya, Buhaira tambah yakin jika Muhammad kecil adalah calon seorang nabi yang telah diramalkan kemunculannya.

webinar umroh.com

Buhaira langsung menarik lengan Abu Thalib dan membawanya jauh dari rombongan dan bertanya ada hubungan apa Abu Thalib dengan Muhammad ?. Abu Thalib pun menjawab Dia adalah anak saudaraku. Ayahnya adalah adikku. Ia meninggal dunia sebelum dia dilahirkan, dan aku sangat mencintainya seperti mana aku mencintai anak-anakku sendiri

Kemudian Buhaira pun berpesan kepada Abu Thalib, bahwa kelak Muhammad akan menjalani kehidupan yang gemilang dan luar biasa di kemudian hari. Buhaira khawatir, jika orang lain mengetahui apa yang telah ia lihat dan mereka mengenalinya, mereka akan membunuh Muhammad. Sembunyikan dan lindungi. Muhammad ialah utusan Rabb alam semesta, dia diutus oleh Allah sebagai rahmat bagi alam.

Baca juga: Kisah Abdah yang Disebutkan Murtad di Akhir Hayat

Saat ini, pohon itu dirawat secara resmi oleh Kerajaan Yordania. Sekelilingnya dilindungi pagar dan keberadaannya dipantau secara rutin.  Sekalipun begitu pengunjung tetap bisa menyentuh dan berlindung di bawahnya. . Karena jadi satu-satunya “sahabat” Nabi SAW yang masih hidup, Pohon ini sering dikunjungi oleh Muslim di seluruh Dunia. Meski hidup di tempat yang panas, Pohon ini tumbuh subur dan mampu bertahan selama ribuan tahun lamanya