1
Motivasi Muslim Lifestyle

Selalu Ada Ujian Bagi Orang yang Berhijrah (Part 2)

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Lalu ada juga kasus lain, seperti ada seorang pebisnis yang juga kemudian memiliki niat untuk berhijrah meninggalkan riba. Bisnis yang menurutnya tidak sesuai bahkan dilarang dalam syariat itu berani ia tinggalkan. Lalu ia pun memutuskan untuk beralih dengan berdagang berjualan jajanan anak-anak.

 

Kira-kira apa yang terjadi pada pebisnis itu?

 

Bisa saja si pebisnis justru akan menjadi bahagia bahagia dan juga selalu merasa tentram hatinya, meskipun Allah telah menjadikan hidupnya sederhana, akan tetapi darisaa justru bisa saja Allah menjadikan ia manusia yang lebih banyak bersyukur.

 

Namun, belum tentu juga yang dirasakan oleh pebisnis itu akan ssama dengan persepsi dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Bisa saja orang-orang di sekitarnya justru menganggap pebisnis itu aneh, karena rela meningalkan bisnis dengan penghasilan besar dengan tidak memandang aspek riba di alamnya. Bahkan bisa juga tak jarang yang mengatakan pebisnis itu bodoh.

 

webinar umroh.com

Itulah ujian. Dan ingat satu hal ya, apa yang kita kita persepsikan akan perasaan atau kondisi seseorang berdasarkan dari apa yang telah kita lihat, belum tentu selalu sama dengan kondisi atau apa yang benar-benar dirasakan orang tersebut.

 

Bisa saja seseorang dari tampak luarnya yang bayak dilihat orang terlihat seperti miskin, namun sebenarnya justru tidak. Bisa saja seseorang yang dari tampak luar yang banyak dilihat orang seperti hidupnya terlihat makin susah, namun sebenarnya juga tidak.

 

Namun terlepas dari apa pun yang dialami orang telah memutuskan untuk berhijrah, mereka harus tetap yakin bahwa sesungguhnya ketika kita meninggalkan suatu keburukan, maka Allah akan menggantikan kita dengan hal yang lebih baik.

 

Bisa jadi di awal kita seperti merasa tidak senang dengan yang kita alami, namun yakinlah jika ada hikmah besar yang akan membawakan kita pada kebahagiaan dan juga keberkahan hidup. So, gak usah terlalu peduli orang apa kata orang, biarkan saja!

 

Allah berfirman,

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Surat Al-‘Ankabut: 2)

 

Allah menguji setiap manusia, baik itu sebelum ia berhijrah atau sesudah ia berhijrah. Bisa saja setelah seseorang berhijrah, Allah jadi mempermudah segala urusan hidupnya. Ada pula yang justru sebaliknya, setelah seseorang berhijrah, justru Allah malah makin menambah ujian dalam hidupnya.

 

Tetapi yakinlah selalu dalam diri kita, jika apa yang diberikan dari Allah kepada hamba-Nya yang beriman, pastilah sesuatu yang terbaik baginya. Terbaik menurut Allah belum tentu terbaik menurut kita. Oleh karena itu, jika kita sempat meragukan apa yang telah Allah berikan, maka pikiran kita lah yang perlu disesuaikan agar yakin jika itu memang merupakan yang terbaik bagi kita.

 

Dan satu hal yang harus kamu ingat bahwa ujian itu memang merupakan bagian dari hidup yang tak bisa dipisahkan, disamping itu pula Allah pasti memberikan ujian kepada hamba-Nya memang sesuai dengan kemampuan hamba tersebut. Dan Allah selalu memberikan solusi dari setiap ujian yang didatangkan kepada hamba-Nya, selama kita senantiasa mau mendekat kepada Allah. Ujian datangnya dari Allah, solusinya pun datangnya juga dari Allah.