1
Sejarah Islam

Seperti Inilah Karakter Umar bin Khattab Saat Menjadi Khalifah

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umar bin Khattab adalah khalifah kedua setelah Abu Bakar As Siddiq. Kala Abu Bakar ditimpa sakit keras, ia merasa bahwa ajalnya sudah dekat. Abu Bakar kemudian mengusulkan Umar bin Khattab sebagai khalifah. Menurut Abu Bakar, Umar adalah seseorang yang layak menerima jabatan tersebut. Para Sahabat yang lain juga menyetujui usul Abu Bakar, sehingga diangkatlah Umar sebagai khalifah.

Dikenal Sebagai Seorang yang Terpandang pada Zaman Jahiliyah

Umar bin Khattab sebelumnya merupakan seorang yang dikenal bangsawan Quraisy. Saat masyarakat Quraisy masih berada pada masa jahiliyah, Umar adalah seseorang yang sering diutus ke luar negeri untuk melakukan diplomasi, ketika kabilah Quraisy hendak berperang dengan kabilah lain.

Umar sering dipilih sebagai perantara karena ia adalah seseorang yang mampu menjadi ‘duta’ terbaik bagi kabilah Quraisy saat itu. Kalaupun terpaksa bertanding, ia sanggup mempertahankan kemuliaan dan kebesaran kabilahnya.

Pernah Menjadi Salah Seorang Penentang Islam yang Sangat Keras

Ketika Rasulullah mulai menyebarkan Islam kepada masyarakat Quraisy, Umar merupakan salah seorang yang sangat keras menentang Rasulullah dan kaum Muslimin. Namun kemudian Allah memberinya hidayah. Umar akhirnya memeluk Islam setelah kaum muslimin berjumlah 40 orang lak-laki dan 11 perempuan.

Khalifah yang Sangat Mencintai Rakyatnya

Sebagai seorang khalifah, Umar bin Khattab adalah seseorang yang sangat mencintai rakyatnya. Ia selalu mencari jalan keluar yang bisa membuat rakyatnya sentosa, dan menolak hal-hal yang bisa membuat rakyatnya celaka.

Dalam memerintah, Umar dikenal memberikan cinta dalam takut. Umar memang merupakan seseorang yang keras dan tidak memandang harta benda mereka. Ia memandang bahwa semua rakyatnya adalah sama, dan tidak ada bedanya antara yang kaya dan yang miskin. Orang yang kuat tidak akan berani mengambil hak orang yang lemah, karena takut pada Umar. Sedangkan orang yang lemah juga tidak akan takut hartanya akan binasa karena ada Umar bin Khattab yang selalu menjadi pembela mereka.

Umar bin Khattab adalah Seorang Khalifah yang Bijaksana

Selain sikap yang tegas, Umar juga dikenal sebagai seorang yang bijaksana. Ia pandai meletakkan sesuatu pada tempatnya. Ia terkadang menjadi seseorang yang keras, namun juga bisa menjadi seseorang yang lemah lembut. Sikapnya disesuaikan dengan keadaan yang tengah dihadapinya.

Umar bin Khattab adalah seseorang yang sangat mengenali jiwa bangsa Arab, sehingga ia bisa mengenali apa saja yang akan cocok untuk masyarakatnya kala itu. Itulah sebabnya setiap keputusan yang diambil oleh khalifah Umar bin Khattab selalu membawa rakyatnya kepada sesuatu yang baik.

webinar umroh.com

Walaupun ada keputusan sulit yang diambil, namun hal itu tidak membuat rakyatnya merugi. Inilah yang kemudian membuat bangsa Arab kala itu menjadi umat yang merdeka, serta mencintai kemerdekaan umat. Mereka menjadi orang yang tidak suka melihat sebagian manusia memperbudak sesamanya.

Mengubah Karakter Rakyatnya

Akhlak bangsa Arab kala itu dikenal sebagai orang-orang yang menyukai kebebasan. Ibaratnya, jika kebebasan mereka akan dirampas, mereka merasa hidup tidak ada artinya lagi. Mereka juga tidak mengetahui jalan mana yang akan ditempuh, hingga akhirnya mati.

Kondisi tersebut sebenarnya tidak membuat Umar senang. Ia merasa jika kebebasan tersebut dibiarkan, maka bangsa Arab akan celaka karena tidak mempergunakannya dengan tepat. Umar kemudian berusaha mengatur bangsa Arab yang berwatak demikian. Ia berpikir untuk menyusun langkah agar terjadi perubahan pada karakter rakyatnya. Atas keputusan yang diambilnya ini, Umar bersedia menempuh langkah yang memaksanya untuk berkorban, selama itu untuk kemaslahatan rakyatnya.

Tommy Maulana

Alumni BUMN perbankan yang tertarik berkolaboraksi dalam bidang SEO, Umroh, Marketing Communication, Public Relations, dan Manajemen Bisnis Ritel.