umroh.com

Setelah Mengurangi Penggunaan Media Sosial, Ini Manfaat yang Anda Rasakan

Tommy Maulana2 menit baca

Setelah Mengurangi Penggunaan Media Sosial, Ini Manfaat yang Anda Rasakan

Media sosial banyak memberikan pengaruh bagi kehidupan manusia modern saat ini. Bagi yang sering menggunakan media sosial, kita bisa merasakan bahwa aplikasi yang ada di smartphone ini memberi banyak distraksi.

Seorang pakar dari University of Wisconsin-Madison mengungkapkan, bahwa ketika kita berhenti dari aktivitas dan melihat media sosial, tanpa kita sadari kita sedang melakukan multitasking. Sayangnya, multitasking ini membuat pekerjaan kita terselesaikan lebih lama.

Sering mengunjungi Facebook, Instagram, atau media sosial lainnya bisa mengurangi produktivitas kita sebanyak 40%. Ketika kita akhirnya memutuskan berhenti atau membatasi interaksi dengan media sosial, di bawah ini adalah hal-hal positif yang akan kita dapatkan.

Menjadi Lebih Kreatif

Terlalu banyak mengakses media sosial bisa membuat kreativitas berkurang. Kunci dari imajinasi adalah kemampuan untuk mengambil jeda dari rutinitas yang dilakukan sehari-hari. Namun, karena kita sering mengambil waktu jeda itu untuk melihat media sosial, maka banyak hal yang masuk ke dalam pikiran dan mengganggu kreativitas. Cobalah untuk berhenti atau mengurangi penggunaan media sosial selama beberapa waktu. Rasakan kreativitas Anda akan semakin berkembang.

Tidak Mudah Stres

Media sosial sangat mudah diakses. Kita hanya perlu membuka aplikasi di Smartphone yang ada di genggaman tangan, lalu kita bisa melihat kabar-kabar yang bertebaran di media sosial. Namun, kecenderungan terus memantau apa yang ada di news feed atau timeline membuat hormon kortisol kita meningkat. Hormon kortisol inilah yang berperan dalam munculnya stres.

Sering menggunakan media sosial akan membuat level stres meningkat dan akhirnya berdampak negatif bagi otak kita. Salah satu dampak yang terasa adalah berkurangnya memori dan meningkatnya kecenderungan untuk depresi. Cobalah untuk menjauh sejenak dari media sosial agar hormon kortisol berkurang, sehingga kita menjadi lebih tenang dan lebih fokus.

Memiliki Waktu Tidur Lebih Banyak

Banyak orang mengecek media sosial sebelum tidur. Kebiasaan ini seringkali membuat kita larut dalam kebiasaan scrolling timeline media sosial, sehingga waktu tidur berkurang.

Ketika akhirnya bisa mengurangi kebiasaan melihat media sosial, maka kita akan mendapatkan waktu tidur yang lebih banyak. Tubuh akan terasa lebih segar ketika bangun keesokan harinya. Inilah yang akan membuat kita lebih produktif dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Menguatkan Hubungan di Dunia Nyata

Media sosial memang memberikan alternatif untuk bersilaturahmi dengan teman lama, kerabat, atau keluarga. Namun, komunikasi terbaik tentu saja dilakukan lewat hubungan tatap muka.

Ketika kita berhasil mengurangi aktivitas di media sosial, kita akan merasa perlu menanyakan kabar dari kerabat secara pribadi, dan bukan dari status yang mereka unggah di media sosial. Saat kita menghubunginya secara pribadi, hubungan silaturahmi di dunia nyata akan menguat. Kuatnya hubungan dengan orang terdekat merupakan salah satu faktor penting dalam kesejahteraan dan kesehatan mental seseorang.

Tidak Mudah Bosan

Media sosial sering jadi pelarian ketika merasa bosan. Media sosial membuat kita mudah menemukan pengalihan jika ada hal yang tidak menarik. Ketika kita membiasakan diri tidak tergantung dengan media sosial saat menghadapi kebosanan, itu bisa membuat kita lebih banyak melakukan aktivitas yang lebih menyehatkan dan bermanfaat, ketimbang melihat ke arah layar handphone. Misalnya dengan membaca buku, mengajak ngobrol orang yang ada di dekat, atau mengamati orang-orang yang ada di sekeliling kita.

Kesehatan

Bagaimana Hukum Memakai Handsanitizer saat Sholat?

Umroh.com – Hand sanitizer akhir-akhir menjadi buming dan banyak dicari oleh orang-orang, karena merebeknya kasus virus corona. Sejumlah apotek dan sampai toko kelontongpun sampai kehabisan stock karena banyaknya peminat hand sanitizer. Pemicunya tidak lain karena adanya imbauan dari otoritas…

Annisa Aprinia

Kesehatan

Batas Waktu Tidur Menurut Islam yang Dianjurkan

Umroh.com – Sebagai manusia, Rasulullah juga membutuhkan tidur. Kebiasaan tidur beliau bisa kita teladani sebagai batas waktu tidur menurut Islam yang baik. Rasulullah tidur dalam jumlah wajar. Beliau tak pernah tidur berlebihan hingga melampaui batas. Maksudnya, tidur yang sangat lama sampai…

Tommy Maulana

Kesehatan

Penjelasan Arah Tidur Menurut Islam yang Baik

Umroh.com – Tidur sangat penting bagi manusia. Dalam syariat agama, memiliki beberapa arah tidur menurut islam yang baik dan memiliki manfaatnya sendiri. Dengan tidur, seseorang bisa memulihkan kembali kondisi tubuhnya setelah lelah beraktivitas. Allah berfirman, “Dan Kami jadikan tidurmu untuk…

Tommy Maulana