Umroh.com – Takziyah, disebutkan dalam kamus Mu’jamul Wasit, memiliki arti menghibur agar bersabar atas segala selalu yang menimpanya. Semantara dalam kitab Al Mughni, Muhammad Ibn Qudamah mengartikan takziyah sebagai menghibur keluarga yang sedang mengalami duka akibat kematian dan tertimpa musibah, memenuhi hak-haknya, mendekatinya serta memenuhi kebutuhannya. Berikut ini dijelaskan bunyi dalil takziyah yang perlu dipahami dan diterapkan. Baca juga: Inilah Anjuran dalam Melakukan Takziyah! Dalil Takziyah Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah agar kita mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun” serta berdoa “Allahumma ajurni fimushibati wa akhlif li khairan minha” yang berarti Yaa Allah berikanlah aku pahala karena musibah ini dan tukarlah bagiku dengan yang lebih baik. “(yaitu) Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: «Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun» (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)” (Qs Al-Baqarah [2]: 156) Serta hadits Rasulullah SAW yang bersabda: “Dari Ummu Salamah (diriwayatkan) bahwa ia berkata; Saya mendengar Rasulullah…
Breaking
- Inilah Alasan Tahun Kelahiran Nabi Disebut Tahun Gajah
- Inilah 4 Tingkatan Kualitas Diri Seorang Mukmin
- Penting! Kenali Jarum Yang Digunakan Dalam Melakukan Bekam
- Kenali 5 Aplikasi Saat ke Turki ini Untuk Kemudahan Anda
- 8 Amalan Di Bulan Muharram Ini Wajib Kamu Tahu
- Tak Menguras Kantong! Inilah 10 Menu Buka Puasa Irit
- Hidup Sehat Dengan 12 Buah Yang Baik Untuk Buka Puasa
- Resep Cah Kangkung Ala Restoran untuk Buka Puasa
- Kolak Pisang, Takjil Rakyat Indonesia Saat Ramadhan
- Peristiwa Penting di Bulan Muharram Menurut Sejarah Islam
- Hadits Tentang Bulan Safar, Bukan Bulan Sial
Tag
