play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
Tag

haji

Browsing

Umroh.com – Setiap muslim pasti ingin melaksanakan ibadah haji. Sebagai negara dengan umat muslim terbanyak di dunia, Indonesia memberangkatkan lebih dari 220.000 jamaah setiap tahunnya. Salah satu hal yang menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia adalah layanan kesehatan bagi jamaah haji asal Indonesia. Untuk memastikan jamaah haji terlayani dengan baik, Kementerian Kesehatan mendirikan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Saat ini, Klinik Kesehatan Haji Indonesia ada di dua kota. Mekah dan Madinah. KKHI Madinah baru diresmikan tepat bulan Mei 2019. Letak KKHI Madinah tidak jauh dari Masjid Nabawi. Tidak jauh juga dari pemondokan yang biasa dipakai jamaah haji Indonesia menginap di Madinah. Baca juga: Lengkap! Begini Tata Cara Haji yang Benar! Fasilitas Kesehatan Jamaah Haji 1. Ruang Perawatan yang Memadai KKHI dibangun untuk menjamin kesehatan para jamaah haji asal Indonesia. Bangunan KKHI, baik yang di Mekah maupun Madinah, memiliki fasilitas Unit Gawat Darurat, Intensive Care Unit, dan kamar perawatan yang daya tampungnya…

Umroh.com- Ibadah merupakan salah satu cara kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan melaksanakan ibadah secara tidak langsung kita telah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ibadah Mahdhah adalah merupakan sebuah ibadah yang sudah ditentukan rukun dan syaratnya. Sehingga ibadah tidak akan sah jika ibadah tersebut dilakukan tidak berdasarkan rukunnya. ketidaktahuan tentang pengertian atau jenis-jenis ibadah, sebagian mereka hanya fokus terhadap ibadah tertentu saja, misalnya shalat, zakat, atau puasa. Ibadah dalam agama islam dan pendapat ulama ada berbagai jenis, berikut telah penulis rangkum untuk Anda. Baca juga : Pengertian Doa Iftitah dan Juga Keajaiban Jika Membacanya Jenis – Jenis Ibadah Dalam agama islam ibadah terbagi menjadi dua jenis, dengan bentuk dan sifat yang berbeda, diantaranya yaitu : ibadah Mahdhah dan ibadah Ghaida Mahdhah. Kali ini penulis akan membahas mengenai kedua ibadah tersebut, pertama kita akan bahas mengenai ibadah mahdhah. Ibadah mahdhah memiliki arti penghambaan murni, hanya merupakan hubungan antara hamba…

Umroh.com – Air Zam Zam merupakan air yang dipercayai oleh umat muslim sebagai air yang keluar dari mata air suci. Air ini pun selalu dirindukan para Jemaah haji ataupun umrah di Tanah Suci. Berikut ini akan dijelaskan cara mengetahui keaslian air zam zam agar tak tertipu dengan yang palsu. Air Zam Zam sendiri berasal dari ucapan Siti Hajar yakni istri dari Nabi Ibrahim AS ketika menemukan air yang berada di bawah kaki putranya yang masih bayi, Ismail. Adapun Zam zam memiliki arti berkumpul atau airnya berkumpul. Baca juga: Sejarah dan Khasiat Istimewa saat Minum Air Zam Zam Sejarah Air Zam Zam Umroh.com merangkum, adapun sejarah air zam zam berawal saat Siti Hajar beserta Ismail ditinggal oleh Nabi Ibrahim di padang yang tandus dan gersang. Ibrahim meneguhkan Siti Hajar bahwa yang ia lakukan adalah atas perintah Allah SWT. Akhirnya tibalah pada saat bekal yang Siti Hajar bawa habis. Ismail pun mulai…

Umroh.com – Ketika berada di Tanah Suci, pasti kita pernah mencicipi air zam zam. Dengan kandungan air zam zam, bisa dipastikan kita akan selalu bugar selama beribadah di sana. Tak jarang kita membawa pulang air zam zam ke Tanah Air, sehingga keluarga di rumah juga dapat merasakan nikmatnya kandungan air zam zam. Air Zam Zam Bukan Sekadar Air Umroh.com merangkum, air zam zam memang bukan air biasa. Ada kisah sangat bersejarah bagi umat Islam di balik keistimewaannya. Sumber air zam zam keluar ketika Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim as., mencari air untuk anaknya, Ismail.  Saat diliputi rasa cemas dan bingung mencari air di tengah padang pasir, Allah memberi pertolongan dengan mengeluarkan sumber air di dekat bayi Ismail berbaring. Hingga kini, air zam zam menjadi berkah bagi kota Mekah dan sekitarnya, serta bagi seluruh umat muslim di dunia. Sumur air zam zam terletak 20 meter di sebelah timur Ka’bah, dan berada…

Mau Mulai Bisnis Umroh dengan Potensi Pendapatan Jutaan Rupiah per Bulan? Umroh.com Solusinya! Umroh.com merupakan marketplace yang menyediakan paket umroh lebih dari 100 travel umroh terpercaya di Indonesia dengan izin resmi Kementerian Agama. Intip yuk profil lengkap dari Umroh.com di bawah ini! https://www.youtube.com/watch?v=SvuZdFMx0ok&feature=youtu.be Umroh.com sudah terbukti memberikan kemudahan bagi para jamaah yang menjalankan ibadah umroh. Mulai dari kenyamanan, kualitas, bahkan jadwal yang tertata dengan baik. Peluang meraup pendapatan jutaan hingga miliaran rupiah bukan lagi wacana bagi anda yang ingin berbisnis umroh. Jelas saja, pangsa pasar usaha ini adalah umat Muslim, dan Indonesia adalah negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia. Selain memberikan keuntungan, mengundang tamu Allah agar datang ke rumahNya merupakan ibadah juga loh. Nah, Umroh.com membuka kesempatan bagi kamu untuk bergabung bersama kami menjadi konsultan umroh. Ayo segera bergabung bersama Umroh.com dan buktikan sendiri keuntungannya. Kesempatan gak akan datang dua kali! Segera daftarkan dirimu menjadi konsultan Umroh kami. Buruan…

Jakarta – Harbolnas 12.12 akan segera berlangsung untuk menutup akhir tahun 2019 ini. Perlu diketahui, Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) merupakan salah satu momen yang paling ditunggu oleh seluruh masyarakat yang gemar berbelanja online. Tentunya kesempatan ini membuat mayoritas masyarakat Indonesia rela menguras dompet dengan harga barang-barang yang terbilang sangat miring. Berapa sih potongan harga di Harbolnas 12.12 dari Umroh.com? Ini dia Jawabannya! Untuk ikut meriahkan Harbolnas ini, Umroh.com kembali ikut memeriahkan harbolnas 12.12 dan memberikan potongan harga untuk calon jamaah. Eits, potongan harga alias diskon yang diberikan juga cukup tinggi lho! Tentunya calon jamaah tak mau melewatkan momen berangkat umroh dengan potongan harga miring di Harbolnas 12.12 kali ini kan? Head of Commercial Umroh.com, Lia Firdausy mengatakan , “Dalam rangka memeriahkan pesta belanja online Harbolnas 12.12 ini Umroh.com ingin memudahkan dan membantu para calon jamaah yang ingin segera mewujudkan ibadah ke tanah suci.” Mau dapat tabungan umroh…

Umroh.com – Thawaf yang merupakan bagian dari ibadah haji ternyata memiliki doa-doa thawaf khusus, yang dicontohkan Rasulullah sallallahu ‘alayhi wa sallam. Namun doa tersebut tidak sembarangan dipanjatkan, melainkan ada tempat-tempat tertentu yang dikhususkan oleh Rasulullah saat thawaf. 3 Doa Thawaf dan Bacaan Dzikirnya: 1. Ketika melewati hajar aswad Ketika melewati hajar aswad, Rasulullah membaca takbir, “Allahu akbar” atau membaca, “Bismillahi wallahu akbar…”. Nafi’, menantunya Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bercerita bahwa Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma masuk Mekah ketika waktu dhuha, lalu beliau mendatangi Ka’bah, dan menyentuh hajar aswad, sambil mengucapkan, “Bismillah, wallahu akbar.” Kemudian beliau lari-lari kecil tiga kali putaran, dan jalan antara rukun Yamani dengan rukun hajar aswad. Setelah sampai di hajar aswad, beliau menyentuhnya dan bertakbir, lalu keliling empat kali thawaf sambil berjalan. Baca juga: Wajib Dihafalkan! Begini Bunyi Doa Sa’i Tujuh Putaran Ibnu Umar mengatakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hal ini. (HR. Ahmad 4628 dan…

Umroh.com – Kegiatan sa’i dilakukan dengan cara berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali antara Shafa menuju Marwah. Jamaah memulainya dari Bukit Shafa usai thawaf. Lalu bagaimana bunyi doa sa’i yang wajib dilafalkan? Berikut penjelasannya. Bunyi Doa Sa’i Saat mendekati Bukit Shafa, jamaah diperintahkan mengucap doa yang ada dalam surah Al Baqarah ayat 158, إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ Artinya: Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber’umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui. (QS. al-Baqarah: 158) Baca juga: Inilah Pengertian Sa’i dalam Ibadah Umroh dan Haji Setelah itu dilanjutkan dengan membaca: أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ وَرَسُولِهِ Artinya: Aku mulai…

Umroh.com – Ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang utama dalam Islam, oleh karenanya ibadah ini masuk menjadi rukun dalam Islam. Seorang muslim wajib melaksanakan ibadah haji ketika ia memiliki kemampuan. Berikut ini ada urutan lengkap tata cara haji yang wajib dipahami. Pengertian Haji dan Maknanya Maknanya menurut syariat adalah beribadah kepada Allah dengan mengerjakan thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, dan seluruh manasik haji di Mekkah al Mukarramah pada bulan-bulan haji dengan syarat-syarat tertentu berdasarkan Al Quran dan sunnah Nabi yang sahih. Baca juga: Ucapan Haji Mabrur untuk Mereka Sepulang Berhaji Dari pengertian tadi, dapat disimpulkan ibadah ini merupakan ibadah yang agung. Agar diterima, ibadah ini mensyaratkan ikhlas dan i’tiba atau mengikuti tuntunan (sunnah) Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ambillah dariku manasik-manasik kalian, karena sesungguhnya aku tidak mengetahui, mungkin saja aku tidak berhaji setelah hajiku ini”. (HR. Muslim no. 1297, dari Jabir) Hadist sahih ini…

Umroh.com – Sa’i merupakan satu dari lima rukun ibadah haji yang diajarkan Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam. Secara singkat tatacra sa’i ialah berjalan dari bukit Safa ke Bukit Marwah dan sebaliknya, sebanyak tujuh kali yang berakhir di bukit Marwah. Perjalanan dari Bukit Safa ke Bukit Marwah dihitung satu kali dan juga dari Bukit Marwah ke bukit Safa dihitung satu kali. Jarak dari Bukit Shafa ke Bukit Marwa ialah sekitar 500 meter, sehingga total jarak dalam sa’i ialah 2,5 kilometer. Lalu dimanakah tempat melakukan Sa’i sesuai syariat islam? Berikut penjelasannya. Umroh.com merangkum, pada mulanya hendaknya sa’i dimulai dengan langkah-langkah biasa, sampai dekat dengan tanda pertama berwarna hijau kira-kira sejauh enam hasta. Dari tempat itu, hendaknya jamaah haji mempercepat langkah atau berlari-lari kecil sehingga sampai di tanda hijau yang kedua, kemudian dari sana berjalan kembali dengan langkah-langkah biasa. Baca juga: Penting! Ini Pengertian Sa’i dalam Ibadah Haji dan Umroh Tahapan ibadah haji…