Umroh.com – Pada dasarnya, ibadah-ibadah dilakukan di waktu-waktu tertentu yang telah ditetapkan secara syar’i. Jika pengamalan sebuah ibadah dilakukan tidak pada waktunya karena sebuah alasan syar’i maka Allah menetapkan hukum puasa qadha bagi sebagian ibadah agar seorang hamba mampu meraih kembali ibadah yang luput tersebut. Puasa qadha ialah puasa yang wajib ditunaikan karena berbuka sebelum waktunya pada bulan ramadhan dikarenakan ada uzur syar’i, seperti bepergian jauh, sakit, haid, nifas, atau dengan sebab lainnya. Baca juga : Penting! Ada 4 Jenis Sholat Fardhu, Apa Saja? Hukum Puasa Qadha Menjalankan ibadah Puasa qadha wajib dilaksanakan dengan jumlah sebanyak hari puasa yang telah ditinggalkan saat Ramadhan kala itu. Meski diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan, wajib hukumnya untuk mengganti puasa di hari lain setelah Ramadhan. Artinya puasa itu harus dilakukan dan orang itu mendapat pahala. Bila puasa tidak dilakukan orang itu berdosa. Dan perlu diingat bahwa puasa qadha juga diwajibkan atas orang yang…
Breaking
- Inilah Alasan Tahun Kelahiran Nabi Disebut Tahun Gajah
- Inilah 4 Tingkatan Kualitas Diri Seorang Mukmin
- Penting! Kenali Jarum Yang Digunakan Dalam Melakukan Bekam
- Kenali 5 Aplikasi Saat ke Turki ini Untuk Kemudahan Anda
- 8 Amalan Di Bulan Muharram Ini Wajib Kamu Tahu
- Tak Menguras Kantong! Inilah 10 Menu Buka Puasa Irit
- Hidup Sehat Dengan 12 Buah Yang Baik Untuk Buka Puasa
- Resep Cah Kangkung Ala Restoran untuk Buka Puasa
- Kolak Pisang, Takjil Rakyat Indonesia Saat Ramadhan
- Peristiwa Penting di Bulan Muharram Menurut Sejarah Islam
- Hadits Tentang Bulan Safar, Bukan Bulan Sial
Tag
