Umroh.com – Tata cara itikaf ala Rasulullah sudah seharusnya diterapkan oleh orang-orang yang ingin beritikaf di masjid. Terlebih saat bulan Ramadhan, itikaf seringkali menjadi ibadah favorit. Aktivitas ini pun mendadak menjadi aktivitas yang dilakukan oleh umat muslim saat 10 hari terakhir Ramadhan demi mendapatkan malam kemuliaan “lailatul qadr”. Namun, bagaimana tata cara itikah sesuai dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Pengertian Itikaf Itikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah pada Allah di malam-malam Ramadhan. Itikaf dalam bahasa Arab berarti iqomah (berdiam). Berdiam di sini bisa jadi dalam waktu lama maupun singkat. Dalam syari’at tidak ada ketetapan khusus yang membatasi waktu minimal itikaf. Syarat Sah Itikaf Syarat sahnya itikaf ada dua yakni niat di awal ketika melaksanakan i’tikaf, yakni niat berdiam diri di masjid untuk ibadah sunnah lillahi ta’ala. Jika seseorang masuk masjid untuk kepentingan dunia, tidak bermaksud apa-apa atau tidak memiliki tujuan yang jelas maka diamnya di dalam masjid…
Breaking
- Inilah Alasan Tahun Kelahiran Nabi Disebut Tahun Gajah
- Inilah 4 Tingkatan Kualitas Diri Seorang Mukmin
- Penting! Kenali Jarum Yang Digunakan Dalam Melakukan Bekam
- Kenali 5 Aplikasi Saat ke Turki ini Untuk Kemudahan Anda
- 8 Amalan Di Bulan Muharram Ini Wajib Kamu Tahu
- Tak Menguras Kantong! Inilah 10 Menu Buka Puasa Irit
- Hidup Sehat Dengan 12 Buah Yang Baik Untuk Buka Puasa
- Resep Cah Kangkung Ala Restoran untuk Buka Puasa
- Kolak Pisang, Takjil Rakyat Indonesia Saat Ramadhan
- Peristiwa Penting di Bulan Muharram Menurut Sejarah Islam
- Hadits Tentang Bulan Safar, Bukan Bulan Sial
Tag
