1
Tag

wudhu

Browsing

Umroh.com – Ketika shalat menghadap Allah, salah satu syarat sahnya adalah suci. Untuk mensucikan diri dari hadast kecil, Islam mengajarkan wudhu. Tak hanya itu, salah satu tata cara wudhu yakni berkumur. Namun, apa sih hukum berkumur saat berwudhu? Hadast adalah kondisi diri yang tidak suci, akibat beberapa hal. Ada dua macam hadast, yaitu hadast kecil dan hadast besar. Contoh hadast kecil adalah tidur, bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram, atau mengeluarkan angin dari dubur. Sedangkan contoh hadast besar adalah buang air besar yang harus dibersihkan hingga aroma dan bentuk tidak lagi terlihat. Baca juga: Saat Wudhu, Jangan Lupa Bacalah Doa Ini Sementara wudhu merupakan kegiatan bersuci untuk menghilangkan hadast kecil. Wudhu harus dilakukan sebelum melakukan ibadah, seperti shalat, thawaf, dan membaca Al Quran. Shalat Tidak Sah Tanpa Wudhu Umroh.com merangkum, dengan berwudhu sebelum shalat, maka shalat seseorang akan diterima. Ibnu Umar pernah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Tidak…

Umroh.com – Wudhu menjadi salah satu cara bersuci dari hadast kecil yang melekat pada tubuh (seperti bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram, angin yang keluar dari dubur, dan tidur). Namun, ada juga beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu itu sendiri. Seperti diketahui, perintah wudhu tercantum dalam Al Quran surat Al Maidah ayat 6. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”. Baca juga: Saat Wudhu, Jangan Lupa Bacalah…

Umroh.com – Wudhu sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah mencakup doa-doa yang perlu dibaca saat melakukannya. Selain bacaan basmalah ketika mengawali wudhu, dan menghadirkan niat saat mulai membasuh wajah, ada juga doa-doa lain yang dirangkum oleh para ulama. Tujuan dibacanya doa berikut saat wudhu adalah agar semakin bertambah kualitas ibadah kita. Doa yang Wajib Dibaca saat Wudhu 1. Basmalah Bacaan basmalah dibaca saat mengawali wudhu. Ini merupakan sunnah muakkad (bahkan ada ulama yang mewajibkan) sebelum wudhu. Lafalnya adalah: بِسْمِ اﷲِ َّ الرحْمنِ َّ الرحِیمْ Bismillahirrohaanirrohiim Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. Baca juga: Wajib Hafal! Ini Bunyi Niat Wudhu yang Benar 2. Doa Niat Wudhu Umroh.com merangkum, niat wudhu harus dihadirkan di dalam hati saat memulai wudhu. Dan dilakukan ketika membasuh wajah. Jika dilafalkan, maka saat mulut mengucapkan niat wudhu, hati membisikkan niat dalam bahasa yang dipahami. Lakukan hal ini sembari menyiramkan dan membasuhkan…

Umroh.com – Wudhu harus dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesucian badan dari hadats kecil. Terutama sebelum melakukan ibadah yang mewajibkan kondisi badan bersih dan suci, seperti sholat. Tapi apa sih pengertian wudhu itu sendiri? Perintah berwudhu tercantum di surat Al Maidah ayat 6. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”. Baca juga: Jangan Sepelekan, Ini Syarat Sah Wudhu! Ayat ini menjadi dasar perintah berwudhu untuk bersuci sebelum shalat.…

Umroh.com – Wudhu wajib dilakukan sebelum melakukan ibadah menghadap Allah, seperti shalat, thawaf, dan membaca Al Quran. Bagi kita, wudhu merupakan bentuk ibadah. Dan setiap Ibadah harus didahului dengan niat. Niat adalah fardhu pertama bagi seluruh bentuk ibadah, misalnya shalat, puasa, haji, zakat, bekerja, belajar, makan, berpakaian, dan sebagainya. Berikut dijelaskan lebih lengkap soal bunyi niat wudhu yang benar. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “semua amal harus disertai dengan niat”. Para ulama mendefinisikan niat sebagai menyengaja sesuatu bersamaan dengan pelaksanaannya. Inilah mengapa para ulama menganjurkan untuk memunculkan niat ketika melakukan gerakan awal ibadah. Misal berniat shalat saat takbiratul ihram, atau berniat wudhu saat membasuh wajah. Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini Syarat Sah Wudhu! Niat Wudhu Niat wudhu boleh dilafalkan, dan berikut ini bacaannya: نَوَیْتُ الوُضُوْءَلِرَفْعِ الحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِٰلّهِ تَعَاٰلى Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta’aalaa Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.” Selain niat wudhu, ada…

Umroh.com – Saat beraktivitas, bisa jadi tubuh manusia tidak terhindarkan dari hadats. Hadats bisa diartikan sebagai kondisi diri yang tidak suci, dan menyebabkan tidak boleh beribadah. Khususnya ibadah sholat, menyentuh mushaf, atau thawaf. Berikut ini akan dijelaskan tata cara wudhu secara lengkap yang belum dipahami oleh kebanyakan orang. Tim umroh.com memaparkan, ada dua macam hadats. Satu, hadats besar yang harus disucikan dengan mandi besar, seperti haid, nifas, atau junub. Dua, hadats kecil seperti keluar udara dari dubur, tidur, bersentuhan dengan yang bukan mahram, dan sebagainya, yang bisa disucikan dengan berwudhu. Perintah bersuci terdapat pada surat Al Maidah ayat 6. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh…

Umroh.com – Salah satu cara untuk membersihkan dan mensucikan diri dari hadast kecil adalah berwudhu. Bahkan berwudhu merupakan amalan utama sebelum sholat dan terdapat beberapa rukun wudhu. Ibnu ‘Umar r.a, berkata, “Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, ‘Tidak ada sholat kecuali dengan thoharoh. Tidak ada sedekah dari hasil pengkhianatan.’” Wudhu dilakukan dengan membasuh anggota wudhu dengan air dalam jumlah tertentu. Anggota wudhu adalah anggota badan yang wajib dibasuh dalam wudhu. Selain itu, ada hal-hal yang harus dilakukan dalam wudhu agar sempurna dan berkualitas. Baca juga: Ibadah yang Istimewa, Inilah Keutamaan Wudhu Umroh.com merangkum, dalam kitab Safinatun Najah yang memuat dasar-dasar ilmu fikih, rukun atau fardhu wudhu ada enam, yaitu niat, membasuh muka, membasuh kedua tangan beserta kedua siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki, dan tertib. Rukun Wudhu 1. Niat Hal penting dalam melakukan setiap ibadah adalah niat. Niat boleh diucapkan atau hanya terbersit di…

Umroh.com – Islam sangat memperhatikan masalah kebersihan dan kesucian. Karena itulah perkara thoharoh merupakan persoalan yang harus diperhatikan. Thaharah atau bersuci artinya menghilangkan hukum hadats (dengan menghilangkan kotoran dan najis yang ada di badan, pakaian, atau tempat ibadah) untuk mengerjakan shalat atau ibadah yang mensyaratkan suci. Berikut ini akan dibahas soal salah satu jenis thaharah yakni wudhu beserta syarat sah wudhu yang wajib diketahui. Tim umroh.com memaparkan, salah satu cara untuk thaharah badan atau mensucikan badan adalah dengan berwudhu. Wudhu adalah membasuh anggota tubuh yang termasuk dengan anggota wudhu dengan air, dan dilakukan dengan urutan dan jumlah yang telah ditentukan. Baca juga: 10 Manfaat Selalu Menjaga Wudhu Syarat Sah Wudhu Karena dilakukan sebagai syarat sahnya ibadah, kita juga harus memperhatikan syarat sah wudhu. Syarat wudhu merupakan perkara yang harus dipenuhi seseorang yang hendak berwudhu. Syarat sah wudhu ini harus dipenuhi agar wudhunya dianggap sah. Syarat wudhu yaitu : Islam. Bagi umat…

Umroh.com – Tayamum merupakan salah satu cara bersuci, baik dari hadas kecil maupun hadas besar. Namun, tayamum bukanlah media utama untuk bersuci, karena sesungguhnya fungsi tayamum merupakan pengganti dari media bersuci primer, yakni wudhu dan mandi wajib. Lalu apa saja sunnah tayamum yang perlu diketahui? Dengan fungsi tayamum yang menjadi pengganti dari media bersuci tersebut, maka sebagaimana wudhu dan mandi, tayamum juga memiliki beberapa kesunnahan, diantaranya ialah: Sunnah Tayamum 1. Membaca bismillah Sama hal nya seperti berwudhu, tayamum juga harus diawali dengan membaca bismillah. membaca bismiillah adalah wajib dan jika sengaja di tinggalkan maka tayamumnya batal, dan kewajiban ini menjadi gugur jika kita lupa atau tidak tahu. Hal ini sebagai mana yang diterangkan dalam sabda Rasulullah SAW: Tidak sah wudhu bagi orang yang tidak menyebut asma Allah pada permulaannya. Dan tayamum sama seperti wudhu. Baca juga: Ini Langkah Mudah Bertayamum bagi Orang Sakit 2. Mendahulukan yang kanan dari yang kiri…

Umroh.com – Kebersihan dan kesucian adalah salah satu hal yang sangat diperhatikan Islam. Bahkan ada kalimat ulama yang menyatakan “Kebersihan adalah sebagian dari iman”. Perhatian Islam terhadap kebersihan tercermin dari kesucian yang menjadi syarat sah beberapa ibadah, diantaranya shalat, thawaf, dan membaca Al Quran. Nah, berikut ini akan dijelaskan perihal keutamaan wudhu yang belum banyak diketahui. Bersuci ketika beribadah menjadi cerminan bahwa Allah adalah dzat yang Maha Suci, sehingga kita juga harus mengupayakan keadaan suci saat menghadapNya. Selain itu, Islam juga menyadarkan kita bahwa pada dasarnya manusia mencintai kebersihan dan kesucian. Baca juga: 10 Manfaat Menjaga Wudhu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Kesucian itu sebagian dari iman, Alhamdulillah memberatkan timbangan, Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat itu cahaya, sedekah itu bukti nyata, sabar itu pelita, Al-Quran itu hujjah (yang membela atau menghujat). Setiap manusia bekerja sampai ada yang menjual dirinya, hingga ia jadi merdeka atau jadi celaka.” (HR.…