1
Serba-serbi Ramadhan

Tujuan Ziarah Kubur dan Cara Melakukannya Menurut Islam

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Ziarah kubur merupakan salah satu sarana agar umat manusia mengingat kematian. Dengan menyaksikan banyaknya jasad yang terkubur, Tujuan ziarah kubur kita diperlihatkan bahwa tingkat sosial maupun jabatan seseorang tidak berguna ketika ia dikebumikan salah satunya. Maka menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat adalah hal yang semestinya dilakukan setiap muslim. Karena hanya amalannya saja yang akan membantu manusia ketika menghadapi akhirat.

Baca juga : Jannatul Baqi, Pemakaman Tertua di Madinah

Tujuan Ziarah Kubur

Tujuan berziarah ke makam ini manfaatnya kembali pada orang yang melakukan ziarah kubur. Bentuknya berupa ingatan bahwa semua orang akan mengalami kematian dan kehidupan di dunia yang fana dan bekal yang akan mereka terima adalah amal saleh yang telah mereka kerjakan.

Tujuan yang satu ini sering Rasulullah tekankan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib yaitu,

”Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth).

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download sekarang juga!

Dalam hadist lain, beliau bersabda,

“Lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur akan mengingatkan kalian tentang kematian.” (HR. Ibn Hibban).

Kemudian tujuan ziarah kubur yang lainnya manfaat akan diterima oleh jenazah yang diziarahi yang berbentuk salam dari pengunjung dan doa kebaikan untuk jenazah serta semua penghuni makam lainnya. Karena orang yang mati sudah tidak dapat menambah amal kebaikan dan mereka sangat membutuhkan doa orang-orang yang masih hidup.

webinar umroh.com

Tata Cara Ziarah Kubur

Dalam Islam, terdapat ajaran mengenai tata cara ziarah kubur. Ini dimaksudkan agar orang tidak berbuat seenaknya lantaran menganggap mereka yang dimakamkan merupakan benda mati. Berikut ini tata cara ziarah kubur, diantaranya.

1.       Berwudhulah terlebih dahulu

Tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang pertama adalah berwudhu. Sebelum pergi ziarah kubur, hendaknya peziarah berwudhu terlebih dahulu.

2.       Ucapkan salam kepada ahli kubur

Tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang kedua adalah ucapkan salam. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk mengucapkan salam yang juga sekaligus doa ketika masuk ke dalam area pemakaman.

“ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN. WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN. WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.”

Artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian”.

3.       Menghadap ke kiblat saat berdoa untuk almarhum dan zikir

Tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang ketiga adalah menghadap ke kiblat saat berdoa untuk almarhum. Saat akan mendoakan mayat, hendaknya menghadap kiblat. Dianjurkan juga untuk membaca tasbih, takbir, tahmid dan zikir.

Apalagi yang engkau cari jika hidup bukan untuk ridha Allah? Segera penuhi panggilan-nya bersama Umroh.com!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"]

4.       Kirimkan doa untuk almarhum

Tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang keempat adalah berdoa untuk almarhum. Setelah itu membaca tasbih, takbir, tahmid, zikir dan doa yang dikhususkan untuk mayat. Kemudian mendoakan mayat yang di akhir dengan bacaan al-Fatihah sebagai penutup.

5.       Membaca ayat-ayat pendek

Tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang kelima adalah membaca ayat ayat pendek. Seperti riwayat al-Marwazi dari Ahmad bin Hanbal, beliau mengatakan: “Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan), maka bacalah al-Fatihah, Surat Ikhlash dan al-Muawwidzatain (al-Falaq dan an-Naas). Jadikanlah pahalanya untuk mayat – mayat kuburan tersebut, karena sungguh pahalanya sampai kepada mereka.”

6.       Jangan duduk atau menginjak bagian atas kuburan

Tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang keenam adalah jangan duduk atau menginjak bagian atas kuburan. “Janganlah kalian sholat (berdoa) kepada kuburan, dan janganlah kalian duduk di atasnya.” (HR. Muslim).

7.       Jangan melakukan hal-hal yang berlebihan

hadits isra miraj

Umroh.com merangkum, tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang ketujuh adalah jangan melakukan hal-hal yang berlebihan. Salah satu contoh bentuk sikap yang berlebihan dalam konteks kuburan adalah menjadikan makam seperti masjid.

Hadis di atas mengatakan bahwa manusia tidak boleh meminta sesuatu kepada kuburan karena itu adalah perbuatan syirik. Padahal melakukan ritual sholat di kuburan sangat dilarang karena akan mengikis makna ibadah yaitu menyembah hanya pada Allah SWT.

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Hal berlebihan lainnya saat ziarah kubur adalah mencium batu nisan atau menangis sambil meratapi makam di depannya. Bersikap berlebihan dalam urusan agama adalah hal yang terlarang, termasuk dalam melaksanakan ritual ziarah kubur ini.