1
Muslim Lifestyle

Ini Dia 3 Waktu Tidur yang Dilarang Sesuai Ajaran Islam

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Pada saat kapan Anda memutuskan untuk tidur? Tentunya pada saat Anda merasa lelah, dan merasa mengantuk.  Dalam islam tidur yang baik dan dianjurkan yaitu delapan jam sehari, karena tidur yang cukup akan memberikan efek positif bagi tubuh dan menjaga stamina badan untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Berikut ini akan dijelaskan 3 waktu tidur yang dilarang sesuai ajaran islam.

Namun, tahukah Anda? memilih waktu tidur tidak boleh asal-asalan dalam islam. Ada beberapa waktu yang tidak dianjurkan bagi kita untuk tidur pada saat itu. Namun ada juga waktu-waktu yang manusia dianjurkan tidur saat itu. Kapan saja waktunya? Berikut telah penulis rangkum untuk Anda.

Baca juga: Penting! Lakukan Sunnah Rasul Ini Sebelum Tidur

Pengertian Tidur

Umroh.com merangkum, tidur adalah kegiatan wajib yang mesti dipenuhi umat manusia , hal tersebut sebagai bentuk perhatian kita terhadap tubuh yang diberi oleh Allah SWT. Syaikh Abdur Rahman Bin Nashir As Sa’di berkata : “Tidur merupakan satu bentuk dari rahmat Allah sebagaimana yang Ia firmankan : “Dan karena rahmatNya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan supaya kamu bersyukur”. [Al Qashahs: 73].

Tidur yang baik dan benar dapat mendatangkan manfaat dan tentunya pahala bagi kita yang menjalaninya sesuai dengan ajaran-Nya. Namun sebaliknya jika kita tidak mengetahui waktu yang tepat untuk tidur justru hanya akan mendatangkan keburukan. Nah untuk itu yuk kita kenali waktu-waktu yang tepat untuk tidur yang di larang dalam ajaran islam.

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download aplikasinya sekarang juga!

Waktu Tidur yang Dilarang Islam

1. Tidur Sebelum Sholat Isya

Tidur sebelum sholat Isya juga termasuk salah satu yang dibenci oleh Rasulullah SAW, karena itu sebaiknya kita sebagai umat islam tidak melakukannya. Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu’anhu: “Bahwasannya Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam membenci tidur sebelum sholat Isya dan mengobrol setelahnya.” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).

Jadi tidak hanya dilarang tidur sebelum sholat Isya, tapi kita juga dilarang mengobrol setelah sholat Isya. Artinya, setelah selesai sholat Isya kita dianjurkan untuk tidur agar bisa kembali terbangun untuk sholat malam.

2. Tidur Setelah Sholat Ashar

Selanjutnya yaitu tidur setelah waktu ashar atau Aylulah. Kata ‘Aylulah diambil dari kata illat, yang bermakna penyakit. Kebiasaan tidur setelah ashar menimbulkan beberapa efek samping: datangnya penyakit, rentan mengalami stress dan depresi serta mengurangi kekuatan hafalan seseorang. Mayoritas mereka yang tidur setelah ashar, ketika bangun akan merasa letih dan lelah meskipun baru bangun dari tidur. Kalian yang merasa sering lupa dan susah menghafal, coba deh kurangi tidur setelah ashar. Jadi sangat tidak dianjurkan!

webinar umroh.com

Tak hanya menjadi tamu istimewa Allah, umroh juga melancarkan rezeki Anda. Yuk temukan paketnya cuma di Umroh.com!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"] 

3. Tidur Setelah Subuh

Dan yang terakhir yaitu tidur setelah subuh atau haylulah. Kata Haylulah sendiri diambil dari kata hala yahulu haulan yang bermakna mencegah atau menghalangi. Bahasa orang dulu, kalau kita tidur di pagi hari, rejeki kita akan dipatok ular. Ya benar. Kebiasaan tidur di waktu setelah subuh akan menghalangi datangnya rejeki kepada seseorang. Tidur di waktu ini sangat tidak dianjurkan. Sesuai dengan Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata :

“Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di Umroh.com!

Nah, ulasan di atas merupakan penjelasan mengenai waktu yang di larang dalam islam untuk tidur, ada baiknya jika kita dapat menghindari di waktu-waktu tersebut, agar terhindar dari segala keburukan yang tidak di inginkan. Semoga informasi yang di sampakan dapat bermanfaat untuk kita semua.