umroh.com

5 Amalan di Bulan Sya’ban Sebagai Penambah Amal Kebaikan

Annisa Aprinia4 menit baca

5 amalan di bulan sya'ban

Umroh.com – Bulan Sya’ban merupakan pintu menuju bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban juga termasuk salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam. Karena pada bulan Islam ini ada yang namanya Malam Nisfu Sya’ban, Malam nisfu Sya’ban adalah malam yang mulia. Di bulan ini amalan-amalan manusia diangkat oleh Allah SWT. Umat Islam di anjurkan melaksanakan berbagai amalan seperti puasa, sholat sunnah, membaca Al Quran, berzikir, dan amalan lainnya di bulan Sya’ban sehingga Allah SWT melipatgandakan pahala.

Amalan yang Disyariatkan Pada Bulan Sya’ban

Ada beberapa amalan yang biasa dilakukan oleh Rasulullah dan para as-salafush-shalih pada bulan ini. Amalan-amalan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbanyak puasa pada bulan ini tidak seperti beliau berpuasa pada bulan-bulan yang lain.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha bahwasanya dia berkata,

“Dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sampai kami mengatakan bahwa beliau tidak berbuka, dan berbuka sampai kami mengatakan bahwa beliau tidak berpuasa. Dan saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasa dalam sebulan kecuali di bulan Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari)

Baca juga : Hukum Niat Puasa Setelah Subuh yang Belum Banyak Orang Tahu

Begitu pula istri beliau Ummu Salamah radhiallahu ‘anha mengatakan:

“Saya tidak pernah mendapatkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali bulan Sya’ban dan Ramadhan.” (An-Nasai dan At- Tirmidzi)

Ini menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hampir berpuasa Sya’ban seluruhnya. Para ulama menyebutkan bahwa puasa di bulan Sya’ban meskipun dia hanya puasa sunnah, tetapi memiliki peran penting untuk menutupi kekurangan puasa wajib di bulan Ramadhan. Seperti sholat fardhu, sholat fardhu memiliki sholat sunnah rawatib, yaitu:

Qabliyah dan ba’diyah. Sholat-sholat tersebut bisa menutupi kekurangan sholat fardhu yang dikerjakan. Sama halnya dengan puasa Ramadhan, dia memiliki puasa sunnah di bulan Sya’ban dan puasa sunnah enam hari di bulan Syawwal. Orang yang memulai puasa di bulan Sya’ban insya Allah tidak terlalu kesusahan menghadapi bulan Ramadhan.

2. Membaca Al Quran

Membaca Al-Qur’an mulai diperbanyak dari awal bulan Sya’ban , sehingga ketika menghadapi bulan Ramadhan, seorang muslim akan bisa menambah lebih banyak lagi bacaan Al-Qur’an-nya. Salamah bin Kuhail rahimahullah berkata:

“Dulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan para qurra’ (pembaca Al-Qur’an).” Begitu pula yang dilakukan oleh ‘Amr bin Qais rahimahullah apabila beliau memasuki bulan Sya’ban beliau menutup tokonya dan mengosongkan dirinya untuk membaca Al-Qur’an. (Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali)

3. Mengerjakan Amalan-Amalan Shalih

Seluruh amalan shalih disunnahkan dikerjakan di setiap waktu. Untuk menghadapi bulan Ramadhan para ulama terdahulu membiasakan amalan-amalan shalih semenjak datangnya bulan Sya’ban , sehingga mereka sudah terlatih untuk menambahkan amalan-amalan mereka ketika di bulan Ramadhan. Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah pernah mengatakan,

“Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Sya’ban adalah bulan memanen tanaman.” Dan dia juga mengatakan:

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download sekarang juga!

“Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Sya’ban seperti awan yang membawa hujan dan bulan Ramadhan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya’ban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan.”(Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali)

4. Menjauhi Perbuatan Syirik dan Permusuhan di Antara Kaum Muslimin

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala akan mengampuni orang-orang yang tidak berbuat syirik dan orang-orang yang tidak memiliki permusuhan dengan saudara seagamanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah muncul di malam pertengahan bulan Sya’ban dan mengampuni seluruh makhluknya kecuali orang musyrik dan musyahin.” (HR Ibnu Majah)

Musyahin adalah orang yang memiliki permusuhan dengan saudaranya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga secara khusus tentang orang yang memiliki permusuhan dengan saudara seagamanya:

“Pintu-pintu surga dibuka setiap hari Senin dan Kamis dan akan diampuni seluruh hamba kecuali orang yang berbuat syirik kepada Allah, dikecualikan lagi orang yang memiliki permusuhan antara dia dengan saudaranya. Kemudian dikatakan, ‘Tangguhkanlah kedua orang ini sampai keduanya berdamai. Tangguhkanlah kedua orang ini sampai keduanya berdamai. Tangguhkanlah kedua orang ini sampai keduanya berdamai’” (HR.Muslim)

Oleh karena itu sudah sepantasnya kita menjauhi segala bentuk kesyirikan baik yang kecil maupun yang besar, begitu juga kita menjauhi segala bentuk permusuhan dengan teman-teman muslim kita.

5. Menghidupkan Malam Pertengahan Bulan Sya’ban

5 amalan di bulan sya'ban

Pada hadits di atas telah disebutkan keutamaan malam pertengahan bulan Sya’ban. Apakah di-sunnah-kan menghidupkan malam tersebut dengan ibadah? Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

“Dan sholat Raghaib adalah bid’ah yang diada-adakan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah sholat seperti itu dan tidak ada seorang pun dari salaf melakukannya. Adapun malam pertengahan di bulan Sya’ban, di dalamnya terdapat keutamaan, dulu di antara kaum salaf (orang yang terdahulu) ada yang sholat di malam tersebut. Akan tetapi, berkumpul-kumpul di malam tersebut untuk menghidupkan masjid-masjid adalah bid’ah, begitu pula dengan shalat alfiyah.”(Al-Fatawa Al-Kubra)

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Jumhur ulama memandang sunnah menghidupkan malam pertengahan di bulan Sya’ban dengan berbagai macam ibadah. Tetapi hal tersebut tidak dilakukan secara berjamaah. Sebagian ulama memandang tidak ada keutamaan ibadah khusus pada malam tersebut, karena tidak dinukil dalam hadits yang shahih atau hasan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau pernah menyuruh untuk beribadah secara khusus pada malam tersebut. Hadits yang berbicara tentang hal tersebut lemah.

Serba-serbi Ramadhan

7 Keutamaan Bulan Sya’ban Beserta Amalan Baik

Umroh.com – Bulan Sya’ban merupakan bulan yang terletak setelah bulan Rajab dan sebelum bulan ramadhan. Bulan sya’ban ini memiliki banyak keutamaan. Ada juga ibadah-ibadah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada bulan ini. Salah satunya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam…

Annisa Nurlianita

Serba-serbi Ramadhan

Peristiwa Hingga Keutamaan Bulan Sya’ban

Umroh.com – Bulan Sya’ban adalah bulan yang memiliki berbagai peristiwa bersejarah. Karena itulah ada berbagai keutamaan bulan Sya’ban. Jangan sampai bulan Sya’ban berlalu tanpa ibadah yang berarti ya! Adapun persitiwa sejarah itu seperti pengalihan arah kiblat dari Masjidil Aqsha di Palestina ke…

Fajria Anindya Utami

Serba-serbi Ramadhan

10 Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Safar Oleh Umat Muslim

Umroh.com – Amalan di bulan Safar sudah sepatutnya kita lakukan untuk mendapatkan ridho Allah SWT. Sayangnya banyak yang menilai bahwa bulan Safar adalah bulan kesialan yang diyakini penuh bencana, musibah, kenahasan, dan sebagainya. Padahal, bulan Safar tetaplah seperti bulan-bulan lainnya…

Fajria Anindya Utami