umroh.com

Al-Quran Tidak Sekedar Bacaan, Tetapi Juga Sumber Hukum (Part 2)

Redaksi Umroh.com2 menit baca

al-quran

Rasulullah saw. juga mengkhawatirkan akan datangnya satu kaum yang hobi mereka hanya gemar membagus-baguskan bacaan al-Quran tetapi tidak mau mempraktekkan isinya, dan juga datangnya para pemimpin yang bodoh (imârah sufahâ’) serta para aparat yang zalim. Sabda beliau:

Aku mengkhawatirkan atas kalian enam perkara: kepemimpinan orang-orang bodoh, pertumpahan darah, jual-beli hukum, pemutusan silaturahmi, anak-anak muda yang menjadikan al-Quran sebagai seruling-seruling (musik) dan banyaknya algojo (yang zalim) (Shahîh al-Jâmi’, hlm. 216).

Bukan Sekadar Bacaan

Kaum Muslim tentu saja begitu disunnahkan untuk mau banyak dan sering membaca al-Quran. Namun demikian, al-Quran sendiri tentu bukan sekadar benda yang hanya berfungsi untuk dibaca saja. Lebih dari itu, al-Quran adalah kitab hukum. Al-Quran berisi petunjuk kehidupan dan hukum-hukum yang menyelesaikan berbagai persoalan hidup manusia. Jika membaca al-Quran adalah sunnah, maka mengamalkan isinya atau berhukum dengan hukum-hukumnya adalah wajib.

Sebagaimana diketahui, isi di dalam Al Quran juga memiliki pembahasan yang tidak terbatas pada aqidah saja. Selain membahas tema akidah, ayat-ayat al-Quran juga menjelaskan hukum-hukum Allah SWT bagi umat manusia mulai dari hukum-hukum seputar ibadah, akhlak, rumah tangga, ekonomi hingga pemerintahan dan militer. Hukum-hukum yang dikandung dalam al-Quran adalah hukum terbaik bagi manusia. Tak bisa ditandingi oleh hukum buatan manusia. Firman-Nya:

Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS al-Maidah [5]: 50).

Kewajiban berhukum dengan al-Quran adalah perkara yang tak bisa ditawar lagi. Banyak ayat yang memerintahkan kaum Muslim untuk berhukum dengan al-Quran. Allah SWT berfirman:

Hendaklah kamu (Muhammad) memutuskan perkara di antara mereka menurut wahyu yang telah Allah turunkan. Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Berhati-hatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian wahyu yang telah Allah turunkan kepadamu (TQS al-Maidah [5]: 49).

Allah SWT juga mengingatkan kaum Muslim agar tidak jatuh menjadi kelompok manusia yang fasik, zalim, bahkan kufur karena tidak berhukum pada hukum-hukum al-Quran:

Siapa saja yang tidak berhukum dengan wahyu yang telah Allah turunkan, mereka itulah orang-orang kafir (TQS al-Maidah [5]: 44).

Siapa saja yang tidak berhukum dengan wahyu yang telah Allah turunkan, mereka itulah orang-orang zalim (TQS al-Maidah [5]: 45).

Siapa saja yang tidak berhukum dengan wahyu yang telah Allah turunkan, mereka itulah orang-orang fasik (TQS al-Maidah [5]: 47).

News

Pernah Jadi Korban Penipuan Umroh? Ini Solusinya!

Jika Anda adalah salah satu dari korban penipuan First Travel ataupun Abu Tours yang gagal berangkat umroh, silahkan isi form yang telah tersedia di link ini: Umroh.com Event Masih teringat kasus besar tentang penipuan umroh yang dilakukan oleh First Travel dan Abu Tours? Dimana First Travel…

Fitria Ningsih

News

Cegah Virus Corona dan SARS dengan Hidup Sehat ala Rasul!

Umroh.com – Virus Corona dan SARS merupakan sebuah sumber penyakit yang sama – sama menyerang sistem pernapasan. Sama sepeti yang terjadi sekarang yang bermula di kota Wuhan, Cina dimana sudah menyerang banyak makhluk hidup, khususnya manusia. Tercatat lebih dari 2500 kasus yang sudah yang terjadi…

Kurniadi Prasetia

News

Baca Doa Terhindar Penyakit Virus Corona di Sini!

Umroh.com – Virus corona adalah sebuah wabah virus baru yang disebabkan oleh burung dan mamalia. Virus Corona menyebabkan penyakit yang mematikan pada manusia, biasanya menyerang bagian pernapasan. Virus ini memiliki struktur membran, glikoprotein yang menyerupai paku, selubung lipid bilayer, dan…

Kurniadi Prasetia