umroh.com

5 Langkah untuk Membangun Kebiasaan Baru

Tommy Maulana2 menit baca

5 Langkah untuk Membangun Kebiasaan Baru

Manusia memiliki rutinitas dan kebiasaan masing-masing. Ada kebiasaan yang baik dan produktif, ada juga yang bersifat hiburan atau kesenangan. Membangun kebiasaan yang sifatnya kebiasaan baik memang tidak mudah. Selalu ada godaan syetan yang membuat kebiasaan tersebut gagal terbentuk. Akhirnya kita mulai menyerah dan lupa. Padahal seseorang dinilai dari kebiasaan-kebiasaan yang dimilikinya. Semakin banyak kebiasaan baik yang ia miliki, maka ia akan menjadi pribadi yang lebih baik.

Jika kamu ingin memiliki kebiasaan baru yang lebih baik, lakukan 5 langkah di bawah ini.

  1. Temukan Alasan untuk Memulai Kebiasaan Baru

Untuk memulai kebiasaan baru, langkah pertama adalah menemukan alasan untuk melakukannya. Alasan yang kita buat bisa jadi karena kita ingin lebih dekat dengan Allah, atau ingin mencapai suatu target. Gambarkan dengan jelas target yang ingin dicapai. Pastikan niat tersebut benar-benar kuat dari dalam hatimu.

  1. Tuliskan Kebiasaan-Kebiasaan Baru yang Ingin Dilakukan

Buatlah daftar kebiasaan-kebiasaan baru yang ingin dilakukan. Misalnya kita ingin memperbanyak ibadah, maka tuliskan ibadah apa saja yang ingin kita lakukan.

Lebih bagus jika kita bisa membuat daftar yang spesifik, beserta dengan waktu yang diperlukan, kesulitan, atau keterangan-keterangan lain. Fungsinya adalah agar kita menyadari ada tantangan yang harus dilakukan untuk membentuk kebiasaan baru ini. Dengan mengetahui tantangan yang akan dihadapi, kita jadi lebih mudah mengambil langkah untuk menghadapinya.

  1. Pilih Kebiasaan yang Paling Mudah

Dari daftar rencana kebiasaan yang ingin dilakukan, pilih salah satu yang paling mudah. Kita bisa memilih beberapa, namun agar lebih fokus, pilih salah satu yang paling mudah terlebih dahulu. Memulai dari yang paling mudah akan membuat kita mengembangkan rasa percaya diri dan kepuasan karena telah berhasil melakukan satu kebiasaan dengan istiqomah. Dengan begitu, kita jadi lebih mudah beralih ke kebiasaan baru lainnya.

  1. Lakukan Tanpa Putus selama 40 Hari

Setelah memilih salah satu kebiasaan yang paling mudah, berusahalah untuk melaksanakannya tanpa henti selama 40 hari. Misalnya kamu berjanji untuk melakukan Shalat Qabliyah Subuh. Berjuanglah untuk melaksanakannya tanpa putus. Atau kamu berusaha untuk berolahraga setiap pagi untuk memperoleh tubuh yang lebih sehat. Berusahalah untuk melakukannya setiap pagi.

Ketika kita berhasil melakukannya selama 40 hari, maka tubuh sudah mengembangkan kebiasaan baru. Kelak kita akan merasa tidak nyaman ketika meninggalkan kebiasaan baru tersebut.

  1. Berikan Hadiah dan Hukuman

Berikan hadiah dan hukuman pada diri sendiri. Apresiasi diri sendiri saat berhasil melaksanakan kebiasaan baik yang baru tanpa putus. Berikan hukuman bagi diri sendiri ketika ternyata kita gagal melakukan suatu kebiasaan.

Hadiah yang diberikan bisa berupa kesenangan-kesenangan pribadi. Misalnya membeli pakaian baru ketika berhasil melakukan kebiasaan baru. Berikan hukuman yang produktif, misalnya bersedekah sejumlah uang tertentu kepada fakir miskin. Uang yang kita keluarkan sekaligus menjadi ibadah tambahan bagi kita.

Motivasi

Inilah Manfaat Menjadi Orang yang Sabar

Umroh.com – Al Quran, sebagai kitab suci yang Allah turunkan, banyak menyampaikan pesan tentang kesabaran. Misalnya dalam kisah para nabi Allah. Kita banyak memetik pelajaran tentang pentingnya sabar. Seperti kesabaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam menghadapi kaum kafir yang…

Tommy Maulana

Motivasi

Hikmah Investasi Akhirat dengan Pembangunan Masjid

Umroh.com – Bagi setiap muslim, tentu sudah tidak asing lagi mendengar kata masjid, masjid adalah bentuk dari sebuah bangunan yang dibangun untuk dijadikan tempat beribadah bagi para umat muslim di dunia ini, masjid juga menjadi tempat yang suci. Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, oleh…

Redaksi Umroh.com

Motivasi

4 Kriteria Memilih Jodoh yang Baik, Nomor 1 Paling Utama

Memilih seseorang untuk menjadi pendamping yang sesuai dengan kriteria pribadi masing-masing memang tidak mudah. Banyak hal yang dipertimbangkan untuk menentukan siapa orang yang tepat menemani sepanjang hidupnya kelak. Namun Memang, memilih pasangan merupakan urusan perasaan, sehingga ketika…

Redaksi Umroh.com