umroh.com

Jangan Panik Saat Bayi Menangis. Lakukan Ini

Tommy Maulana2 menit baca

Jangan Panik Saat Bayi Menangis. Lakukan Ini

Menangis adalah satu-satunya cara bagi bayi yang belum bisa bicara untuk mengekspresikan dirinya. Saat menangis, bayi sebenarnya sedang mengungkapkan apa yang dia rasakan atau apa yang ia butuhkan. Untuk mengatasi tangisan bayi, kita bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini.

Cek Kebutuhan Dasarnya

Saat bayi menangis, orang tua bisa mengecek apakah yang sedang diinginkan olehnya. Misalnya apakah dia merasa lapar, mengantuk, atau popoknya penuh. Untuk memastikan, orang tua bisa mencoba untuk menawarinya susu mengecek popoknya, membantunya untuk sendawa, atau membawanya untuk bersiap-siap tidur.

Cek Kondisi Kesehatan Anak

Jika tangisan atau tidak juga berhenti, orangtua bisa mengecek, mungkin ada gangguan kesehatan sedang dialami oleh anak. Coba membuatnya lebih nyaman dengan mengelus-elus punggungnya, atau menggerakkan kakinya seperti sedang mengayuh sepeda dalam kondisi berbaring. Cek juga suhu tubuh bayi, untuk melihat apakah ia sedang mengalami demam. Bayi yang menangis bisa jadi disebabkan rasa sakit akibat tumbuh gigi. Untuk itu, orang tua bisa memberikan mainan untuk digigit.

Bayi Ingin Dipeluk

Penyebab bayi menangis bisa jadi karena ia merasa ingin dipeluk oleh orang tuanya. Cobalah untuk mendekap anak, dengan mengusahakan adanya sentuhan kulit. Orang tua juga bisa menggendong anak dengan baby wrap. Jika tangisan bayi belum juga berhenti, orang tua bisa menawarkan pacifier, karena ia bisa saja ingin menghisap sesuatu.

Menggerak-Gerakkan Bayi

Jika saat didekap tangisnya tidak juga berhenti, coba untuk membuat gerakan-gerakan. Misalnya dengan mengayun-ayunkan bayi dalam gendongan, atau mengajaknya berjalan-jalan. Orang tua bisa menggendong sambil berjalan kaki atau mengajaknya naik kendaraan. Orang tua juga bisa meletakkan anak di ayunan bayi.

Bisa Jadi Bayi Menginginkan Suara-Suara

Saat tangis bayi tak kunjung berhenti, cobalah untuk membuat suara-suara di dekat telinga bayi. Orang tua bisa membisikkan kata yang lembut telinga bayi, atau menghidupkan MP3 dengan suara-suara yang menenangkan.

Mengecek Kenyamanan Bayi

Jika bayi masih juga menangis, cobalah untuk mengecek apakah ada sesuatu yang mengganggu kenyamanannya. Mungkin pakaiannya yang terlalu panas atau membuatnya kedinginan, atau ada tag baju yang masih melekat dan mengganggu saat bersentuhan dengan kulitnya. Orang tua juga bisa membawa bayi keluar untuk mendapatkan udara segar.

Bayi juga bisa merasa tidak nyaman karena menerima terlalu banyak rangsang (overstimulated). Untuk mengatasinya, cobalah untuk menghindari kontak mata dengan bayi, menyingkirkan mainan dan stimulus-stimulus lain di sekitarnya, atau meredupkan cahaya di sekitar bayi. Bayi juga bisa menangis karena kurangnya stimulus yang dia terima (understimulated). Untuk mengatasinya, cobalah mengajak bayi berinteraksi atau menunjukkan mainan-mainan yang menarik.

Memeriksakan Kondisi Bayi ke Dokter

Jika bayi masih menangis, mungkin ada masalah kesehatan serius yang dialaminya. Segera bawa bayi ke dokter untuk mendapatkan pengecekan lebih lanjut.

Parenting

Ini Alasan Istri Harus Merendahkan Ego di Depan Suami

Umroh.com – Bagi setiap manusia yang sudah dewasa, tentu sangat menginginkan sebuah pernikahan, dimana dua insan menjadi satu dalam membina rumah tangga yang sakinah mawadah warahma. Setelah menikah pula lah dua insan tersebut harus meredam egonya masing-masing agar pernikahan mereka berjalan…

Redaksi Umroh.com

Parenting

Cara Mendidik Anak agar Seperti Rasulullah SAW

Umroh.com – Sudah menjadi tugas orang tua untuk mendidik anaknya. Hal ini perlu anda lakukan sebagai orang tua semenjak anak masih dalam usia dini. Untuk melakukannya tergolong sulit, karena di umur tersebut merupakan waktu dimana anak akan lebih banyak waktu bermain. Cara mendidik anak yang benar…

Redaksi Umroh.com

Parenting

Selain Memberi Makan Halal, Ini Peran Lain Seorang Suami

Umroh.com – Dalam berumah tangga, laki-laki adalah pemipin dalam berumah tangganya. Laki-laki wajib memenuhi kebutuhan keluarga. Peran utama laki-laki sebagai suami dalam membina rumah tangga adalah memberi nafkah halal untuk istri dan anak-anaknya. Dalil Al Qur’an, Allah Ta’ala berfirman…

Redaksi Umroh.com