umroh.com

Punya Uang, Pilih Belanja Atau Traveling?

Tommy Maulana2 menit baca

Punya Uang, Pilih Belanja Atau Traveling?

Ketika merasa suntuk atau bosan, apa yang kamu lakukan? Belanja, melakukan hobi, atau traveling? Belanja sering menjadi pilihan orang lain untuk mengusir suntuk, terutama bagi wanita.

Pergi ke pusat perbelanjaan, melihat-lihat barang-barang yang bagus, dan mengeluarkan uang untuk membelinya memang menjadi salah satu kegiatan yang bisa mengusir stres. Namun para ahli tidak menyarankan belanja sebagai sarana untuk mengusir stres yang kita rasakan.

Saat Menggunakan Uang untuk Belanja, Memang Ada Perasaan Senang

Ketika kita menggunakan uang untuk membeli barang-barang yang baru, kita akan merasakan sensasi bahagia karena berhasil memiliki barang yang sebelumnya tidak kita miliki.

Namun ketika kita mulai terbiasa dengan barang tersebut, level kepuasan akan menurun seiring dengan berjalannya waktu. Inilah yang kemudian mendorong kita kembali memperoleh rasa puas dengan berbelanja lagi.

Menjadi Siklus yang Tidak Sehat

Kebiasaan tersebut akan menciptakan sebuah siklus, di mana kita akan merasa perlu berbelanja ketika suasana hati sedang tidak nyaman. Barang baru yang kita peroleh akan membuat kita merasa gembira, mulai terbiasa, level bahagia berkurang, lalu ingin belanja lagi.

Siklus belanja untuk mengurangi kesedihan hati tersebut memberikan kebahagiaan yang sementara, dan juga mengganggu kondisi finansial seseorang. Namun peneliti dari Cornell University mengungkapkan bahwa kita bisa memutus siklus tidak sehat tersebut.

Traveling Saja!

Alih-alih belanja, Thomas Gilovich, seorang Profesor Psikologi menyarankan kita untuk travelling agar merasa lebih bahagia. Diungkapkan olehnya, kebahagiaan yang dihasilkan dari traveling sama dengan yang diperoleh ketika berbelanja.

Namun jika kebahagiaan karena berbelanja bisa hilang seiring dengan berjalannya waktu, tidak demikian dengan kebahagiaan karena traveling. Memori yang kita peroleh selama perjalanan dan mengunjungi tempat-tempat yang baru, bisa meningkatkan hormon kebahagiaan yang berlangsung lebih lama.

Traveling Menjadi Bagian Dalam Diri

Gilovich mengatakan bahwa pengalaman yang kita jalani menjadi bagian yang lebih besar bagi diri kita, ketimbang sesuatu yang bersifat material. Saat berbelanja, ada kepuasan yang timbul karena mendapatkan barang yang baru, dan terkadang kita menjadi sangat lengket dan sayang dengan barang tersebut. Namun koneksi itu bersifat sementara, karena barang yang bersifat material terpisah dari identitas pribadi kita.

Traveling Membuat Kita Lebih ‘Kaya’

Sementara pengalaman bahagia ketika travelling bisa memberikan kebahagiaan yang berlangsung lebih lama. Pengalaman tersebut akan membantu membentuk pribadi, dan melekat dalam waktu jangka panjang. Selain itu, travelling juga membantu meningkatkan produktivitas. Traveling membuat pikiran jadi lebih segar, karena kita mendapat inspirasi serta wawasan baru yang bisa memperkaya kita secara pribadi.

Motivasi

Inilah Manfaat Menjadi Orang yang Sabar

Umroh.com – Al Quran, sebagai kitab suci yang Allah turunkan, banyak menyampaikan pesan tentang kesabaran. Misalnya dalam kisah para nabi Allah. Kita banyak memetik pelajaran tentang pentingnya sabar. Seperti kesabaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam menghadapi kaum kafir yang…

Tommy Maulana

Motivasi

Hikmah Investasi Akhirat dengan Pembangunan Masjid

Umroh.com – Bagi setiap muslim, tentu sudah tidak asing lagi mendengar kata masjid, masjid adalah bentuk dari sebuah bangunan yang dibangun untuk dijadikan tempat beribadah bagi para umat muslim di dunia ini, masjid juga menjadi tempat yang suci. Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, oleh…

Redaksi Umroh.com

Motivasi

4 Kriteria Memilih Jodoh yang Baik, Nomor 1 Paling Utama

Memilih seseorang untuk menjadi pendamping yang sesuai dengan kriteria pribadi masing-masing memang tidak mudah. Banyak hal yang dipertimbangkan untuk menentukan siapa orang yang tepat menemani sepanjang hidupnya kelak. Namun Memang, memilih pasangan merupakan urusan perasaan, sehingga ketika…

Redaksi Umroh.com